Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Terekam CCTV, Pencurian Massal Unggas di Karangtengah Resahkan Warga

83
×

Terekam CCTV, Pencurian Massal Unggas di Karangtengah Resahkan Warga

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Keresahan melanda warga Kampung Nanggewer, Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, setelah puluhan ekor ayam dan bebek milik mereka hilang dicuri pada Minggu malam, 7 Juni. Aksi pencurian yang terjadi hampir serentak di beberapa kandang itu diduga dilakukan oleh kelompok terorganisir.

Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas milik salah satu warga. Rekaman CCTV kini dijadikan petunjuk utama oleh pihak kepolisian untuk melacak pelaku. Warga berharap bukti visual itu dapat mempercepat proses pengungkapan kasus.

Baca juga :  RSUD Sayang Berikan Bantuan Medis Pada Korban Unjuk Rasa Gedung DPRD Cianjur

Salah satu korban, Ukasah, 65 tahun, mengaku kehilangan belasan ekor ayam dan bebek dalam insiden tersebut. Ia menyebut ini bukan kali pertama kampung mereka menjadi sasaran. Beberapa bulan sebelumnya, jumlah ternak yang hilang juga hampir sama.

Menurut Ukasah, kerugian yang ia alami mencapai sekitar Rp3 juta. Baginya, unggas yang dipelihara bukan hanya ternak biasa, melainkan tabungan keluarga. Hasil penjualan ayam dan bebek biasanya digunakan untuk membeli pupuk dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Baca juga :  Polisi Buru Dua Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus di Jakarta

Kemarahan warga semakin memuncak karena pencurian serupa terus berulang tanpa ada pelaku yang tertangkap. Ukasah menilai modus yang menyasar banyak kandang dalam waktu bersamaan mengindikasikan adanya sindikat yang sudah mengincar wilayah mereka.

Dalam satu malam hampir satu kampung kehilangan ayam dan bebek. Ini bukan pencurian biasa, tetapi sudah seperti sindikat. Warga sangat resah dan berharap pelakunya segera ditangkap,” kata Ukasah pada Selasa, 8 Juni.

Baca juga :  Kodim Majalengka Gelar Baksos Donor Darah dan Cek Kesehatan Peringati HUT ke-76 Korem 063/SGJ

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Cianjur. Warga meminta polisi tidak hanya mengusut tuntas, tetapi juga meningkatkan patroli di lingkungan permukiman agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Kapolres Cianjur, AKBP Ahmad Alexander Yurikho Hadi, membenarkan bahwa proses penyelidikan masih berjalan. Ia meminta doa dan dukungan masyarakat agar Satreskrim Polres Cianjur dapat mengungkap tindak pidana tersebut.

Pencegahan lebih utama daripada penanggulangan. Namun apabila terjadi tindak kejahatan, kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke Polres Cianjur atau kantor kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” tutup Kapolres.

Facebook Comments Box
error: Content is protected !!