Dpnews Indonesia || Mataram – Tim SAR gabungan Kantor SAR Mataram mengerahkan drone thermal pada hari kedua operasi pencarian untuk menemukan seorang remaja yang hilang terseret air bah di kawasan Air Terjun Temburun Nanas, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Korban bernama Heri Saputra (16), warga Dusun Bagik Dapol, Desa Mertak, Kabupaten Lombok Tengah. Peristiwa terjadi pada Minggu (5/4/2026) sore saat korban bersama seorang teman sedang berada di lokasi wisata. Tiba-tiba datang air bah yang menerjang dan menyeret keduanya ke aliran sungai. Satu remaja berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara Heri Saputra terbawa arus kuat dan hilang.
Menurut Koordinator Lapangan Tim SAR, pencarian memasuki hari kedua pada Selasa (7/4/2026). Tim memperluas area penyisiran hingga ke Bendungan Meninting. Selain menyusuri aliran sungai secara manual, tim mengerahkan drone thermal yang mengandalkan sensor panas untuk mendeteksi keberadaan korban dari udara.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyatakan bahwa operasi pencarian masih berlangsung dengan melibatkan tim gabungan. Penyisiran difokuskan pada titik-titik potensial di sepanjang saluran air terjun dan sungai yang mengalir ke arah bendungan.
Hingga berita ini diturunkan, Heri Saputra belum ditemukan. Tim SAR terus melakukan pemantauan intensif dan meminta masyarakat sekitar untuk melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi wisatawan dan warga untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca dan arus air di kawasan air terjun, terutama saat musim hujan.











