Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Tokoh Agama Jawa Timur Ahmad Yazid Basyaiban (Gus Yazid) Soroti Kondisi Indonesia Saat Ini

472
×

Tokoh Agama Jawa Timur Ahmad Yazid Basyaiban (Gus Yazid) Soroti Kondisi Indonesia Saat Ini

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Bekasi – Ulama Asal Jawa Timur Ahmad Yazid Basyaiban yang lebih dikenal dengan Gus Yazid, menyoroti situasi nasional saat ini, yang diwarnai gelombang aksi demonstrasi berujung perusakan fasilitas dibeberapa daerah.

Dirinya menyayangkan kegagalan institusi TNI, terutama intelijen yang tidak mampu mendeteksi dan mencegah konflik, berujung banyaknya korban jiwa pada aksi menuntut dihapusnya kenaikan pajak, tunjangan anggota dewan hingga pembubaran DPR RI. TNI terkesan cenderung membiarkan atau tidak berbuat apa-apa, berapa banyak korban jiwa, fasilitas umum masyarakat dan lain-lain.

Baca juga :  Perencanaan Awal Tahun 2024, Dishub Kabupaten Bekasi Segera Diperbaiki PJU Rusak

Gus Yazid mendesak presiden Prabowo, segera evaluasi institusi ditubuh TNI, karena dianggap gagal mendeteksi pengamanan jalannya demontrasi.

“Kenapa saya meminta presiden mengevaluasi tentara, karena negara ini sudah mau digulingkan, aksi demonstrasi berujung kerusuhan ini lebih parah dari tahun 98 karena hampir seluruh indonesia loh,” kata Gus Yazid.

Baca juga :  Satuan Reserse Narkoba Berhasil Menangkap Satu Orang Tersangka Pengedar Sabu

Gus Yazid, mengatakan dalam beberapa minggu ini aksi demonstrasi akan terus berlanjut, bahkan kemungkinan akan lebih parah dalam aksi demonstrasi beberapa hari yang lalu.

“Menurut pandangan saya akan ada aksi demonstrasi lanjutan didalam minggu – minggu ini dan ini akan meledak bisa lebih parah dari yang kemarin, bila bapak presiden prabowo terkesan membiarkan karena melakukan langkah yang tidak tepat,” katanya.

Baca juga :  Kapolres Metro Bekasi dan Forkopimda Kabupaten Bekasi Menggelar Upacara Tabur Bunga

Lanjut Gus Yazid menilai pemerintah Indonesia mengabaikan akar permasalahan yang terjadi dalam aksi protes belakang ini, hingga berjatuhan banyaknya korban jiwa.

“Presiden seharusnya melakukan evaluasi dalam menjaga keamanan negara dan tindakan aparat keamanan dalam menjaga aksi demonstrasi, Dan evaluasi tidak hanya kepada pejabat Kapolri tapi juga pejabat Panglima TNI harus diganti…itu harga mati supaya lebih baik,” ujarnya.

Baca juga :  Briptu M Elray Hanafi Menjuarai Karate Kapolda Cup VI 2024
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!