Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Viral Pramugari Gadungan Batik Air: Berhasil Lolos Terbang Palembang-Jakarta

243
×

Viral Pramugari Gadungan Batik Air: Berhasil Lolos Terbang Palembang-Jakarta

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Kasus penyamaran menjadi pramugari kembali menghebohkan jagat maya setelah seorang wanita berinisial KN atau akrab disapa Nisya (23) berhasil lolos boarding dan ikut terbang menggunakan seragam pramugari Batik Air pada penerbangan rute Palembang-Jakarta, Selasa malam (6/1/2026).

Peristiwa ini bermula ketika Nisya, warga asal Muara Kuang, Sumatera Selatan, nekat mengenakan seragam lengkap pramugari Batik Air beserta ID card palsu yang didapatkan secara daring. Wanita tersebut bahkan membeli tiket penumpang biasa untuk bisa lolos proses pemeriksaan di bandara asal Palembang.

Baca juga :  Pakai MyPertamina Beli BBM di SPBU Pertamina Dapat Promo Otomatis

Menurut keterangan resmi dari pihak maskapai dan saksi, Nisya berhasil melewati proses boarding karena memiliki boarding pass yang sah sebagai penumpang. Namun, kecurigaan muncul setelah ia berada di dalam kabin pesawat.

Saat ditanya oleh awak kabin aktif mengenai prosedur dan tugas standar pramugari, jawaban Nisya dinilai tidak sinkron dan tidak sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) awak kabin.

Baca juga :  DPD Partai Nasdem Kabupaten Cianjur Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

“Yang bersangkutan lolos karena memiliki boarding pass. Namun ketika berada di dalam pesawat dan ditanya oleh crew aktif, jawabannya ngawur dan tidak sinkron dengan standar pramugari,” demikian keterangan yang beredar dari internal maskapai.

Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Nisya langsung diamankan oleh petugas Aviation Security (Avsec) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Kasus ini viral setelah video dan foto penampilan Nisya sebagai “pramugari gadungan” menyebar luas di media sosial, termasuk unggahan akun X @ndymanoballl yang mendapat puluhan ribu interaksi.

Baca juga :  Lapas Cianjur Terima Kunjungan Forkopimda, Perkuat Sinergi dan Pembinaan Warga Binaan

Motif dan Klarifikasi Pelaku

Dalam pemeriksaan, Nisya mengaku aksi tersebut dilakukan karena malu kepada keluarganya di Palembang. Ia sempat merantau ke Jakarta untuk melamar menjadi pramugari, namun gagal.

Untuk menutupi kegagalan tersebut, Nisya mengaku kepada orang tua bahwa dirinya telah diterima bekerja di Batik Air. Ia bahkan membuat konten di TikTok (yang kini telah dihapus) untuk memperkuat alibi tersebut.

Baca juga :  Gubernur Dedi Mulyadi Kunjungi Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur

“Dia mendapatkan seragam itu secara online. Ketahuannya karena beda corak,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta, Kompol Yandri Mono, Kamis (8/1/2026).

Nisya menegaskan perbuatannya murni inisiatif pribadi tanpa keterlibatan pihak maskapai mana pun. Ia juga secara terbuka meminta maaf kepada Batik Air, keluarga, serta masyarakat atas kegaduhan yang ditimbulkan, sekaligus berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa.

Baca juga :  Satresnarkoba Polres Cianjur Tangkap Wanita Pengedar Sabu, Terungkap Keterlibatan Suami di Lapas

Hingga saat ini, kasus tersebut diselesaikan secara damai tanpa proses hukum lebih lanjut setelah Nisya memberikan klarifikasi dan permohonan maaf.

Pihak Batik Air menyatakan akan memperketat prosedur keamanan dan verifikasi identitas awak kabin untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Kasus ini menjadi pengingat penting akan pentingnya integritas dan kehati-hatian dalam dunia penerbangan, sekaligus menyoroti dampak psikologis dari tekanan untuk memenuhi ekspektasi keluarga.

Baca juga :  Penemuan Mayat Pegawai Ayam Geprek DiSerang Baru Tewas Dalam Freezer 
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!