Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Warga Cianjur Jadi Korban Penembakan dan Perampasan Sepeda Motor

577
×

Warga Cianjur Jadi Korban Penembakan dan Perampasan Sepeda Motor

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Seorang buruh, Iden Supriatna (37), menjadi korban penembakan dan perampasan sepeda motor oleh dua orang tak dikenal. Insiden berdarah ini terjadi saat korban sedang beristirahat di sebuah pos di jalur alternatif Cianjur-Jonggol, Senin (20/10/2025) malam.

Kapolsek Cikalongkulon, AKP Arip Titim Firmanto, membenarkan kejadian tersebut. “Diduga kuat ini adalah tindak pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api. Pelaku melarikan sepeda motor korban,” ujarnya, Senin malam.

Baca juga :  Baznas Cianjur Ganti Program Timbel Kanyaah dengan Program Nyandung

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengalami luka tembak di perut kiri dan telapak tangan kanan. Dalam kondisi kritis dan bersimbah darah, Iden sempat meminta pertolongan warga di Kampung Sinarsari, Desa Mekarsari, sebelum akhirnya dilarikan ke Puskesmas Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Karena lukanya serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr. Hafidz Cianjur.

Dua saksi mata, Neng Yani Susanti dan Prengki Priayuda, menuturkan Iden datang dengan kondisi menahan lukanya.

Baca juga :  Waspada DBD Puskesmas Cikalongkulon Gencar Brantas Sarang Nyamuk

“Korban mengatakan dia baru saja ditembak oleh dua orang saat sedang istirahat,” kata salah seorang saksi.

Sepeda motor milik korban, Honda Vario berwarna merah dengan nomor polisi F 4391 EO, dilaporkan hilang dibawa kabur pelaku.

Menanggapi insiden ini, jajaran Polsek Cikalongkulon langsung bergerak cepat. Tim bersama Inafis Polres Cianjur telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan mengidentifikasi pelaku.

Baca juga :  Hendarsam Marantoko Resmi Dilantik Direktur Jenderal Kemenimipas

“Kami telah memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi penuh dengan Satreskrim Polres Cianjur. Pengejaran terhadap kedua pelaku masih terus dilakukan,” tegas AKP Arip.

Kejadian ini kembali menyoroti kerawanan kejahatan jalanan di wilayah perbatasan Cianjur-Bogor. Faktor minimnya penerangan dan pengawasan diduga menjadi pemicu maraknya aksi kriminalitas di lokasi tersebut.

Baca juga :  Pastikan Keamanan Logistik Pemilu Kapolres Purwakarta Lakukan Pengecekan Gudang KPU
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!