Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Warga Diharapkan Tidak Ragu Dan Takut Lapor Panwas Mande Bila Menemukan Adanya Dugaan Pelanggaran Pilkada

467
×

Warga Diharapkan Tidak Ragu Dan Takut Lapor Panwas Mande Bila Menemukan Adanya Dugaan Pelanggaran Pilkada

Sebarkan artikel ini

Pengawasan Kampung partisipan yang digelar Panwas Kecamatan Mande

Dpnews Indonesia || Cianjur – Panwaslu Kecamatan Mande menggelar kegiatan Kampung Partisipan di Kampung Karang Anyar, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa, (16/7/24).

Pengawasan Kampung partisipan yang digelar Panwas Kecamatan Mande sangat Penting dilakukan dalam rangka mencegah adanya dugaan pelanggaran pada pemilihan Kepala Daerah pada November mendatang.

Baca juga :  Hadiri Rapat Anggota Tahunan KPRI Warga Binangkit, Camat Mande: Koprasi Gelar RAT Berarti Koprasi Itu Bersih

Kegiatan Partisipan tersebut dihadiri oleh Bawaslu Kabupaten Cianjur tatang suparna sebagai Kordiv Pencegahan Partisipatif Masyarakat dan Humas dan dihadiri pula oleh Unsur Muspika Kecamatan Mande serta pemateri dari Akademisi yaitu Samsunurpalah.
Sementara untuk pesertanya yaitu masyarakat Kampung Karang anyar itu sendiri.

“Untuk hari ini kita melaksanakan launching kampung partisipatif di Kampung Karang Anyar,” kata Ketua Panwaslu Kecamatan Mande, Dedi Rustandi, SPd.i membenarkan.

Dedi menyampaikan, jika salah satu materi yang disampaikan kepada warga tentunya mengenai cara berdemokrasi yang baik dan benar.

Baca juga :  Puluhan Pekerja Migran Diberangkatkan PT Global ke Syarekah Arco KSA

“Yang disampaikan salahsatunya memberikan pendidikan politik kepada Masyarakat dimulai di kampung ini untuk nantinya dapat tersebar di 12 desa bagaimana tentang demokrasi yang baik,” terangnya.

Ia menjelaskan, bahwa mengapa Launching Pengawasan Kampung Partisipatif dilakukan di Kampung Karang Anyar karena jumlah pemilih yang datang pada Pilkada sebelumnya terbilang cukup banyak.

“Yang menjadikan alasan kenapa kampung karang anyar dijadikan launching pengawasan kampung partisipatif, karena kampung ini yang ada potensialnya, salah satunya pemilih partisipannya lumayan banyak dan memang pada Pilkada tahun lalu juga pemilih yang datang ke TPS nya juga banyak jadi kita perlu untuk menyampaikan agar adanya agen yang nantinya bisa menyampaikan ke masyarakat yang lain,” kata dia menjelaskan.

Baca juga :  Camat Mande Temui Para Petani di Sawah

Pada akhir wawancara, Dedi berpesan agar masyarakat dapat bekerjasama mengawasi Pilkada bersama sama.

“Saya berpesan kepada warga, agar tidak ragu dan takut untuk melaporkan kepada kami bilamana menemukan adanya dugaan pelanggaran pada Pilkada nanti,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
error: Content is protected !!