Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomiKesehatan

Warga Minta Perusahaan Ayam Petelor Ditutup, Saat Anggota DPRD Bersama Lingkungan Hidup Lakukan Sidak

790
×

Warga Minta Perusahaan Ayam Petelor Ditutup, Saat Anggota DPRD Bersama Lingkungan Hidup Lakukan Sidak

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Sejumlah warga Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menuntut salah satu perusahaan ayam petelur di wilayahnya ditutup, Selasa, (21/1/25).

Hal tersebut karena warga telah geram mengenai keberadaan perusahaan yang kerap menimbulkan polusi udara dan banyaknya lalat berterbangan di rumah rumah warga.

Baca juga :  Polres Purwakarta Ikuti Rakor Program Pembinaan dan Pelatihan Calon Anggota Polri

Bahkan, sejumlah investor pun enggan melakukan usaha di wilayah mereka. Seperti mendirikan mini market dan juga usaha kuliner juga tidak sedikit yang mengurungkan niatnya. Ditambah lagi dengan udara yang tidak sedap juga mempengaruhi harga jual tanah mereka yang ditawar murah oleh pembeli karena adanya aroma tidak sedap dari kandang ayam tersebut.

Selain itu pula, warga geram dengan tidak adanya pekerja dari warga yang terdampak polusi dari aktivitas perusahaan ayam petelur tersebut

Banyaknya aduan masyarakat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur juga turut hadir meninjau langsung perusahaan bersama para warga.

Baca juga :  Jumlah Hewan Kurban di Sumatera Barat Meningkat pada Idul Adha 2026

Setelah melakukan kunjungan. Anggota DPRD Komisi III bersama Dinas Lingkungan Hidup, juga Pemerintahan setempat menemukan beberapa kekurangan yant harus segera dibenahi.

Namun. Pihaknya masih memberikan kesempatan untuk berdiskusi dengan para warga, agar perusahaan tetap berjalan dan masyarakat sekitar peternakan tidak dirugikan.

Salah satu warga, Gandi mengutarakan kekesalannya kepada perusahaan, dikatakannya jika dirinya bersama warga lainnya menginginkan perusahaan tetap ditutup.

Baca juga :  Ketua Panwascam Wanayasa Mengadakan Konferensi Pers Demi Tahapan Pengawasan Pemilu 2024 Yang Sudah dan Akan dilaksanakan

“Pokoknya kami meminta bantuan kepada anggota dewan ini minta ditutup,” katanya.

Gandi menyebutkan, jika selain dampak lingkungan, seperti bau dan lainnya menjadi faktor utama agar perusahaan ditutup.

“Banyak pak keluhan masyarakat mah, UPL UKL dan CSR juga tidak sebanding apalagi pemilik mengatakan jika itu adalah kompensasi sedangkan CSR itu hak yang harus dikeluarkan perusahaan atau kewajiban dari hasil usaha beliau,” ungkapnya.

Baca juga :  Ustaz Dennis Lim Bongkar Cara Kerja Kantor Judi Online

Gandi juga menegaskan, kepada perusahaan yang sudah berjalan 45 tahun tetap ditutup apabila tidak ada keputusan yang saling menguntungkan dan tidak ada yang dirugikan.

“Pokonya ini pengen kita ditutup,” imbuhnya.

Warga lainnya, Dedi juga mengucapkan hal yang sama, agar perusahaan tersebut ditutup sebelum mendapatkan kesepakatan yang mufakat.

“Intinya warga ingin ini ditutup,” katanya.

Baca juga :  Sosialisasi Pilkada 2024 di Hari Tenang, SMSI Kabupaten Bekasi Dorong Partisipasi Pemilih

Dedi juga mengungkapkan bahwa gaji ditempat tersebut tidak sesuai. Ia pun menerangkan jika memang ada warga Jamali yang kerja ditempat tersebut.

“Namun yang kerja di sini memang orang jamali cuman orang jamali yang tidak terdampak. Jadi mending ditutup,” ujarnya.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur, Fraksi Golkar Igun H Gunawan, memberikan saran terbaik kepada semua perusahaan yang disidak atas dasar keluhan masyarakat.

Baca juga :  Kapolsek dan Bhabinkamtibmas Maja Turut Pantau Kegiatan Panen Jagung di Desa Cengal

“Hari ini kita melakukan kunjungan ke 4 perusahaan ayam, dari empat perusahaan ditemui 2 perusahaan,” katanya.

Ia juga menyebutkan, bahwa nanti nya kita akan melakukan pemanggilan kepada pemilik perusahaan peternakan ayam ini dengan di fasilitasi Dinas Lingkungan Hidup.

“Kami harap ada kesepemahaman mengenai pengelolaan perusahaan mengenai lingkungan hidupnya,” imbuhnya.

Di waktu Yang Sama, Dinas Lingkungan Hidup, melalui. Kabid PPKL , H Evi menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya agar perusahaan ini baik kedepannya.

Baca juga :  Satgas Citarum Harum Sektor 12 Sub Sektor 3 Cikalongkulon Bersihkan Anak Sungai Cikundul

“Kami akan melakukan yang terbaik dan akan melakukan pendampingan mengenai pengelolaan limbahnya,” tuturnya

Ia juga menjelaskan akan melakukan upaya dengan mendatangi perusahaan tersebut.

“Kami akan melakukan peninjauan secara berkala karena ada aturannya jd kita akan mengevaluasi dan melakukan peninjauan karena itu juga ada aturannya minimal 1 tahun 2 kali,” ungkapnya.

Baca juga :  Kolonel Inf. H. Amir Mahfud Berharap Generasi Muda Dapat Tumbuh Dan Peduli Kebersihan
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!