Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Geng Motor Serang Aparat di Ligung, TNI-Polri Tangkap 10 Pelaku Bersenjata Tajam

525
×

Geng Motor Serang Aparat di Ligung, TNI-Polri Tangkap 10 Pelaku Bersenjata Tajam

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Majalengka – Tim gabungan TNI-Polri bersama personel Lanud Sukani berhasil membubarkan aksi kekerasan yang dilakukan kelompok geng motor di wilayah Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Sabtu (12/7/2025) dini hari.

Dalam operasi tersebut, sepuluh anggota geng motor berhasil diamankan, sementara satu anggota polisi mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Berikan Pesan Kamtibmas Saat Sambangi Warga Masyarakat Desa Binaan

Kejadian bermula sekitar pukul 03.40 WIB, saat piket Koramil 1713/Ligung dan Mapolsek Ligung menerima laporan dari warga terkait aktivitas mencurigakan kelompok geng motor yang bergerak di dua titik: Desa Ligung Lor dan Desa Gandawesi.

“Begitu laporan diterima, kami langsung bergerak ke lokasi bersama anggota Polsek dan personel Lanud Sukani. Di lokasi, kami dapati kelompok geng motor terbagi dua dan sempat melakukan perlawanan,” ungkap Danramil 1713/Ligung Kapten Inf Sarna.

Baca juga :  Timnas Futsal Indonesia Raih Kemenangan Telak 7-0 atas Brunei Darussalam di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026

Dalam proses penangkapan, terjadi kejar-kejaran sengit antara aparat dan para pelaku. Salah seorang anggota Polsek Ligung, Aipda Darus, terkena sabetan celurit di lengan kiri saat berupaya menghentikan pelaku. Ia langsung dilarikan ke Puskesmas Ligung, sebelum dirujuk ke RS Mitra Plumbon untuk perawatan lebih lanjut.

Baca juga :  Kerja Fisik Total! Prajurit Kodim 0617 Majalengka Diuji Garjas Periodik I 2026, Ada Lari 12 Menit hingga Renang 50 Meter

Daftar Identitas Pelaku yang Diamankan:

1. Dewa Purnama (16), warga Pagandon, Kadipaten – SMK Karnas Kadipaten.
2. Ahmad Gozali (18), warga Karangsambung, Kadipaten – SMK Karnas Kadipaten.
3. Dimas Faturohman (17), warga Tomo, Sumedang – SMK Widya Nusantara (bawa samurai).
4. Agung Nurjaman (16), warga Ujungjaya, Sumedang – SMK Widya Nusantara.
5. Tira Hidayat (16), warga Ujungjaya, Sumedang – SMK Widya Nusantara.
6. Anggi Rahadahi (15), warga Dawuan, Sumedang – SMPN 1 Kasokandel.
7. Muhammad Sihab (16), warga Kertajati, Majalengka – SMKN 1 Kertajati (bawa clurit ungu).
8. Samuel Reyq Ramadan (19), warga Jatiwangi, Majalengka.
9. Ali Mukti (18), warga Tukdana, Indramayu.
10. Riyanto (19), warga Tukdana, Indramayu (bawa clurit hitam).

Baca juga :  Respon Keluhan Masyarakat, Polres Purwakarta Ringkus Oknum Debt Collector

Para pelaku tergabung dalam geng motor yang sebelumnya berjanji untuk melakukan tawuran melalui media sosial. Mereka diketahui merupakan gabungan dari geng motor wilayah Majalengka, Sumedang, dan Indramayu, dengan titik kumpul awal di kawasan Delta Jatiwangi bawah tol.

Barang Bukti yang Diamankan: 4 senjata tajam jenis celurit, 4 unit sepeda motor dan beberapa unit telepon genggam.

Seluruh tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Mapolsek Ligung untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca juga :  Pisah Sambut Kapolsek Maja Sekaligus Pelepasan Sekertaris Camat Yang Akan Memasuki Masa Purna Bhakti

Danramil 1713/Ligung Kapten Inf Sarna mengatakan, pihaknya akan terus bersinergi dengan kepolisian untuk memberantas aksi kriminal jalanan seperti geng motor.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan. Ini bentuk komitmen TNI bersama Polri untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Baca juga :  CPMI Asal Sukabumi Adukan ke BP3MI Jawa Barat, Dugaan Intimidasi dan Pemerasan Puluhan Juta

Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu menambahkan, pihaknya mengapresiasi gerak cepat aparat di lapangan dan meminta seluruh lapisan masyarakat untuk turut aktif dalam mencegah pergerakan geng motor di wilayahnya.

“Kolaborasi semua pihak, termasuk masyarakat, sangat dibutuhkan untuk memutus rantai aksi brutal geng motor yang sering meresahkan warga,” tuturnya.

Baca juga :  Alibi Ekonomi di Balik Jerat Perbudakan Modern Pekerja Migran Indonesia
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!