Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Roy Suryo CS Jadi Tersangka Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

302
×

Roy Suryo CS Jadi Tersangka Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Polda Metro Jaya mengumumkan tersangka kasus tudingan ijazah palsu yang dilaporkan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satu tersangka adalah Roy Suryo.

Pernyataan itu disampaikan Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri saat merilis penetapan delapan tersangka dalam kasus ijazah Jokowi.

Baca juga :  Dedi Setiawan Bantah Ada Pemukulan Pada Pengendara Sopir Pickup

Dalam konferensi pers yang digelar di Polda Metro Jaya, Jumat (7/11/2025), Asep Edi menyebut penetapan tersangka kasus ini telah melalui proses yang panjang termasuk melibatkan sederet saksi ahli.

Delapan orang itu ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pencemaran nama baik, fitnah dan manipulasi data, seperti dilaporkan Jokowi, kata polisi.

Baca juga :  Kondisi Bangunan Sekolah SDN Rahayu Sudah Memprihatinkan Nyaris Tak Berbentuk

“Polda Metro Jaya telah menetapkan delapan orang tersangka,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (07/11).

Delapan orang tersangka itu adalah:

1. Eggi Sudjana

2. Kurnia Tri Royani

3. M Rizal Fadillah

4. Rustam Effendi

5. Damai Hari Lubis

7. Rismon Sianipar

8. Tifauziah Tyassuma.

Baca juga :  Miris! Rumah Sakit Islam Karawang Tolak Pasien dengan Alasan BAU Kenapa?

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan sebanyak delapan tersangka dalam kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 Republik Indonesia (RI), Joko Widodo.

“Telah menetapkan delapan orang tersangka dalam perkara pencemaran nama baik, fitnah, ujaran kebencian, penghasutan, edit dan manipulasi data elektronik,” kata Asep.

Baca juga :  Panitia Paket Lebaran Bantah Tudingan Ulur Waktu dan Tidak Bertanggung Jawab

Dia menjelaskan delapan orang tersangka ini dibagi ke dalam dua klaster yaitu klaster pertama adalah ES, KTR, MRF, RE, dan DHL, kemudian klaster kedua adalah RS, RHS, dan TT.

“Untuk tersangka dari klaster pertama dikenakan Pasal 310, Pasal 311, Pasal 160 KUHP, Pasal 27a Juncto Pasal 45 Ayat 4, Pasal 28 Ayat 2 Juncto Pasal 45a Ayat 2 Undang-Undang ITE,” katanya.

Sementara untuk klaster kedua dikenakan dengan Pasal 310, Pasal 311 KUHP, Pasal 32 Ayat 1 Juncto Pasal 48 Ayat 1, Pasal 35 Juncto Pasal 51 Ayat 1, Pasal 27a Junto Pasal 45 Ayat 4, Pasal 28 Ayat 2 Junto Pasal 45a Ayat 2 Undang-Undang ITE.

Baca juga :  Sat Samapta Polres Purwakarta Intensifkan Patroli Ke Objek Wisata Dan Objek Vital
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!