Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan KriminalInternasional

Atlet Remaja Asal Bandung Diduga Jadi Korban TPPO ke Negara Kamboja

476
×

Atlet Remaja Asal Bandung Diduga Jadi Korban TPPO ke Negara Kamboja

Sebarkan artikel ini

Ketua Komite Pemberantasan Korupsi Jabar

Dpnews Indonesia || Bandung – Nasib naas menimpa remaja asal Kabupaten Bandung bernama Rizki Nurfadilah 18 tahun yang dimana niat untuk menggapai cita cita menjadi pesepak bola justru malah menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menurut informasi kini berada di Kamboja dan mengalami penyiksaan.

Hal tersebut menjadi perhatian banyak pihak termasuk ketua umum KPK Jabar Biar Pratama, SH yang langsung mengambil sikap melayangkan surat resmi kepada menteri luar negeri untuk segera mengambil tindakan berikut isi surat dari Ketum KPK Jabar yang ditembuskan hingga presiden Republik Indonesia.

Baca juga :  Ketua AOB Kritik Bawaslu Kabupaten Bekasi terkait Video Viral Calon Kepala Daerah

Kerua Komite Pencegahan Korupsi Jawa Barat sangat prihatin dengan adanya peristiwa dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), yang menimpa anak remaja.

Baca juga :  Polres Jakpus Gelar Razia Begal Skala Besar, Dua Terduga Curanmor Bawa Kunci T Diamankan

Yang merupakan atlet sepak bola sal Kabupaten Bandung, Rizki Nur Fadillah yang mana tujuannya untuk menggapai cita cita justru malah menjadi korban kejahatan Kebiadaban orang yang tidak bertanggung jawab, menurut informasi kini mengalami penyiksaan di negara Kamboja.

Piar Pratama berharap Kementerian Luar Negeri melakukan respon tindakan cepat untuk berupaya melakukan untuk kepulangan saudara Rizki Nur Fadilah serta memerintahkan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kamboja segera berkordinasi dengan divisi hubungan internasional Mabes Polri dan Interpol dalam upaya penegakan hukum serta perlindungan hukum warga negara Republik Indonesia yang menjadi Korban TPPO.

Baca juga :  Pengamanan Sekaligus Monitoring Oleh Polsek Cikarang Utara di Stasiun KA Cikarang dan Lemahabang

Dalam pernyataannya kepada media Piar menyampaikan.

“Negara harus cepat hadir pemerintah harus bergerak cepat demi keselamatan nyawa warga negaranya karena kita ketahui korban TPPO ke kamboja ini bukan 1 atau dua orang sering diberitakan dan kini naas menimpa warga kab bandung tentu kita berharap pemerintah pusat melalui kemenlu dan kbri segera bergerak cepat melakukan tindakan dan berkordinasi dengan Polri dan interpol,” tegas Piar.

Baca juga :  Bulog Cianjur Jamin Kualitas Beras yang Disalurkan Melalui SPHP
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!