Dpnews Indonesia || Cianjur – Kepala Bulog Cianjur, Yanto Nurdianto, menjamin bahwa beras yang disalurkan melalui program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) telah melalui pemeriksaan kualitas sebelum disalurkan. Beras tersebut dikemas dari 50 kg menjadi 5 kg untuk memastikan kualitasnya.
Yanto Nurdianto,menjelaskan bahwa Bulog Cianjur melakukan pemeriksaan kualitas yang ketat sebelum menyalurkan beras. Jika terdeteksi adanya hama atau kutu, beras tersebut tidak akan disalurkan sebelum dilakukan perbaikan.
“Kita tidak tolerir adanya karet atau kutu dalam beras yang kita salurkan,” tegasnya.
Yanto Nurdianto ,juga memastikan bahwa stok beras di Bulog Cianjur aman, dengan jumlah sekitar 22.000 ton. Stok ini diperkirakan cukup hingga awal tahun depan. Beras yang disalurkan juga berasal dari hasil penyerapan di wilayah Cianjur dan sekitarnya.
Yanto Nurdianto, juga menyampaikan bahwa harga beras di Bulog Cianjur masih aman dan stabil, bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Bulog Cianjur bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau.
Yanto Nurdianto berharap masyarakat tidak perlu khawatir tentang kualitas beras yang disalurkan oleh Bulog Cianjur. “Kami jamin bahwa beras yang kami salurkan adalah beras berkualitas dan tidak ada campuran karet atau bahan lainnya,” ujarnya.











