Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan KriminalNasional

KPK Gelar OTT di Pemkab Bekasi, 10 Orang Ditangkap

338
×

KPK Gelar OTT di Pemkab Bekasi, 10 Orang Ditangkap

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Bekasi – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali unjuk gigi. Sebanyak 10 orang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis malam, 18 Desember 2025.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya operasi senyap tersebut. Menurutnya, tim KPK masih bekerja di lapangan.

Baca juga :  Jelang Bulan Suci Ramadhan BAZNAS Sosialisasi Pengumpulan Zakat Kesemua UPZ Kabupaten Cianjur

“Benar, sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup. Prosesnya masih berjalan,” kata Budi kepada wartawan.

Budi menyebut, hingga kini jumlah pihak yang diamankan mencapai sekitar sepuluh orang. Namun, identitas mereka belum diungkap ke publik.

Baca juga :  Untuk Pertama Kali, Polres Cianjur Jadi Titik Pemberangkatan 73 Calon Jamaah Haji 2026

“Sampai saat ini, tim sudah mengamankan kurang lebih sepuluh orang,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun redaksi, salah satu pihak yang ikut terjaring adalah Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. KPK juga dikabarkan telah menyegel ruang kerja bupati di Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi.

Baca juga :  Kejagung Tetapkan Dadan Hindayana Cs sebagai Tersangka dan Tahan Terkait Dugaan Korupsi Tata Kelola Program MBG

Tak hanya itu, OTT ini diduga turut menyeret oknum jaksa di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Salah satunya disebut-sebut menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen. Namun, beredar kabar pejabat tersebut telah diserahkan ke Kejaksaan Agung.

OTT di Bekasi ini menambah daftar panjang operasi KPK terhadap aparat penegak hukum. Sehari sebelumnya, Rabu kemarin, KPK juga mencokok oknum jaksa di Kejaksaan Tinggi Banten terkait dugaan pemerasan dalam pengurusan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Baca juga :  Usai Geledah Rumah Ridwan Kamil dan Kantor Bank Swasta KPK Sita Rp 70 Miliar

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya penangkapan terhadap oknum jaksa tersebut. Ia mengatakan, KPK telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung.

“Memang ada pengamanan dan melibatkan oknum jaksa. Koordinasi dengan Kejaksaan Agung sudah dilakukan,” kata Fitroh di Gedung Merah Putih KPK.

Baca juga :  Iin, Pekerja Migran Indonesia yang Hilang Kontak Hampir 4 Tahun Pulang ke Karawang
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!