Dpnews Indonesia || Jakarta – Dunia bisnis dan masyarakat Indonesia kembali diliputi duka mendalam menyusul berpulangnya Rylan Henry Pribadi, cucu dari pendiri Napan Group, Henry Pribadi. Remaja berusia 17 tahun itu meninggal dunia akibat kecelakaan saat berolahraga ski di kawasan wisata Niseko, Hokkaido, Jepang.
Berikut kronologi singkat peristiwa tragis tersebut berdasarkan informasi yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya:
- Rabu, 7 Januari 2026
Rylan Henry Pribadi mengalami kecelakaan fatal saat sedang melakukan aktivitas ski di Niseko, Jepang. Kecelakaan tersebut terjadi saat ia menikmati olahraga favoritnya. Saat itu, Rylan berada di Jepang untuk liburan atau kegiatan olahraga musim dingin. - Jumat, 9 Januari 2026
Kabar duka pertama kali diumumkan secara publik. Brisbane Grammar School (BGS), sekolah tempat Rylan menempuh pendidikan sebagai siswa asrama (boarder) sejak 2022 dan lulusan angkatan 2025, merilis pernyataan resmi dengan berat hati mengonfirmasi kepergiannya. Sekolah menyebut Rylan meninggal saat melakukan hal yang paling dicintainya. Peter F. Gontha juga menyampaikan belasungkawa melalui akun Facebook pribadinya, menyebut kepergian Rylan akibat “kecelakaan olahraga di Jepang”. - Sabtu-Minggu, 10-16 Januari 2026
Otoritas Jepang melakukan autopsi terhadap jenazah Rylan. Hasil pemeriksaan medis menyimpulkan penyebab kematian adalah asfiksia (kekurangan oksigen yang berujung fatal), kemungkinan terkait kecelakaan ski tersebut. Berbagai media nasional mulai memberitakan secara luas, termasuk identitas Rylan sebagai putra Reza Pribadi dan cucu Henry Pribadi. - Jumat-Sabtu, 16-17 Januari 2026
Tokoh nasional menyampaikan belasungkawa mendalam. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua Umum KADIN Anindya Bakrie mengunggah ucapan duka melalui media sosial masing-masing. Airlangga menyebut Rylan sebagai putra sahabatnya Reza Pribadi, sementara Anindya menyatakan kehilangan mendalam karena Rylan juga sahabat putranya. Doa dan simpati terus mengalir untuk keluarga yang ditinggalkan.
Rylan dikenal sebagai pribadi ramah, atletis, dan penuh semangat. Di Brisbane Grammar School, ia aktif sebagai pemain sepak bola yang berkontribusi pada kemenangan Premiership First XI tahun 2025 serta menjabat sebagai Boarding Prefect. Kepergiannya di usia muda meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, teman, dan komunitas sekolahnya.
Keluarga besar Pribadi, termasuk orang tua Rylan (Reza dan Jacky) serta kakek-neneknya Henry dan Emmy Pribadi, kini tengah menjalani masa berkabung. Semoga almarhum Rylan Henry Pribadi mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga diberi kekuatan serta ketabahan. Selamat jalan, Rylan. Rest in peace.











