Scroll untuk baca artikel
BeritaPekerja Migran Indonesia

Terungkap Dugaan Perbudakan Modern TKW di Penampungan Timur Tengah Menjadi Sinyal Darurat

249
×

Terungkap Dugaan Perbudakan Modern TKW di Penampungan Timur Tengah Menjadi Sinyal Darurat

Sebarkan artikel ini

​Dpnews Indonesia  || Jakarta – Tabir gelap mengenai kondisi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Timur Tengah kembali terkuak. Sejumlah PMI dilaporkan terjebak dalam dilema hebat saat berada di perusahaan penyalur (Syarekah) maupun penampungan di negara penempatan.

Ancaman fisik, intimidasi, hingga penyekapan membayangi mereka yang mencoba menyuarakan ketidakadilan yang dialaminya.

Baca juga :  Pokja Wartawan DPRD Bekasi Gelar Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim

Keterangan gambar/foto ilustrasi

​Berdasarkan aduan yang diterima oleh Posko Pengaduan Dpnews Indonesia hingga akhir Februari 2026, para PMI mengaku mengalami tekanan mental dan fisik yang berat.

Alih-alih mendapatkan perlindungan, mereka yang berani melaporkan kekerasan justru kerap mendapat ancaman penyiksaan dan kurungan dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab di negara penempatan.

​Kondisi ini mencerminkan praktik perbudakan modern yang masih menghantui para pahlawan devisa, terutama mereka yang bekerja di kawasan Timur Tengah.

Baca juga :  Sejumlah Rumah Warga Desa Bunisari - Warungkondang Rusak, Diterjang Angin Puting Beliung 

​Perwakilan Posko Dpnews Indonesia, Doel, menyatakan bahwa situasi ini memerlukan intervensi khusus dan segera dari Pemerintah Indonesia. Ia menekankan pentingnya kehadiran negara dalam memutus rantai sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

​”Kami mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan khusus atas situasi ini. Jangan biarkan warga kita berjuang sendirian di bawah ancaman intimidasi,” tegas Doel.

Baca juga :  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Serang Balik Kritik Ekonom Ferry Latuhihin

​Selain penegakan hukum terhadap sindikat, Doel menyoroti dua poin krusial:

​Maraknya kasus penyekapan ini menjadi pengingat bahwa sulitnya mencari lapangan kerja di dalam negeri, seringkali dimanfaatkan oleh oknum pemroses untuk menjerat korban ke dalam pusaran eksploitasi.

Penanganan tegas terhadap sindikat TPPO dan penguatan perlindungan di negara penempatan menjadi harga mati, demi keselamatan warga negara Indonesia.

Baca juga :  Timnas Indonesia Harus Puas Sebagai Runner-up dari Bulgaria di FIFA Series 2026
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!