Dpnews Indonesia || Sekadau – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban jatuhnya helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Kedelapan korban, yang terdiri dari dua kru dan enam penumpang, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jumat, 17/04/2026.
Menurut update terbaru dari tim di lapangan, proses evakuasi yang sempat terkendala medan terjal dan puing-puing helikopter telah rampung. Beberapa jenazah sebelumnya masih terjepit di badan pesawat Airbus H130 tersebut, sehingga memerlukan peralatan tambahan untuk pemotongan struktur. Operasi SAR melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat setempat, dan berlangsung intensif sejak helikopter hilang kontak pada Kamis (16/4/2026) pagi.
Helikopter dengan registrasi PK-CFX itu lepas landas dari Melawi menuju Kubu Raya sekitar pukul 08.39 WIB dan dilaporkan hilang kontak tak lama kemudian. Lokasi jatuh ditemukan di kawasan hutan perbukitan yang sulit dijangkau, dengan warga sempat mendengar suara ledakan sebelum kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab jatuhnya helikopter masih dalam tahap penyelidikan otoritas terkait. Jenazah korban telah dievakuasi ke fasilitas yang lebih memadai untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Tim SAR menyatakan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi di medan yang menantang.











