Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Kartini Tak Pernah Mengajarkan Berbagi Suami—IKWI Cianjur Tegas Tolak Poligami!

164
×

Kartini Tak Pernah Mengajarkan Berbagi Suami—IKWI Cianjur Tegas Tolak Poligami!

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur -Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Cianjur tahun ini tak sekadar seremonial. Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Cianjur secara tegas menyuarakan penolakan terhadap praktik poligami sebagai bentuk komitmen terhadap nilai kesetaraan perempuan.

Kegiatan yang digelar bersama Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Cianjur itu berlangsung di Sekretariat PWI Cianjur, Rabu (22/4/2026). Rangkaian acara meliputi upacara peringatan Hari Kartini, jalan santai, hingga lomba karaoke bertema “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang juga menjadi bagian dari peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Baca juga :  Camat Haurwangi Ajak Semua Elemen Bersatu Redam Aksi Geng Motor, Patroli Malam Minggu Diperketat

Penasehat IKWI Kabupaten Cianjur, Umi Rini, yang juga menjabat Bendahara PWI Kabupaten Cianjur, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara IKWI dan PWI dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kebersamaan ini menjadi kekuatan untuk menghadirkan program yang bermanfaat, termasuk rencana kegiatan sosial seperti isbat nikah ke depan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca juga :  Polsek Maja Sambang Silahturahmi Guna Kamtibmas di Bulan Suci Ramadhan

Menurutnya, peringatan Hari Kartini harus dimaknai sebagai momentum untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan R.A. Kartini dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya dalam memperjuangkan pendidikan dan kesetaraan perempuan.

“Perempuan tidak cukup hanya mengenang, tapi harus meneladani—berperan aktif di masyarakat dan memberi manfaat nyata,” tegasnya.

Baca juga :  Wali Murid Minta Oknum Guru SMPN 1 Kedungwaringin Dimutasi

Umi Rini juga menilai sosok Kartini sebagai inspirasi sepanjang masa. Ketulusan, keberanian, dan pengorbanannya menjadi teladan bagi perempuan Indonesia untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

“Kami berharap ada regenerasi kader perempuan di IKWI yang terus berkembang dan berdaya,” tambahnya.

Baca juga :  Persatuan Wartawan Indonesia Cianjur Santuni Anak Yatim di Desa Gadog

Sementara itu, Ketua IKWI Kabupaten Cianjur, Asriyanti atau yang akrab disapa Bunda Titi, menekankan pentingnya kolaborasi antaranggota dalam menjalankan program organisasi.

“Kegiatan ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga membuka ruang bagi perempuan untuk lebih mandiri dan berdaya,” ujarnya.

Baca juga :  Menhaj Pastikan Persiapan Haji 2026 Hampir 100 Persen

Ia menegaskan, peringatan Hari Kartini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang refleksi bagi perempuan masa kini.

“Semangat Kartini tidak boleh padam. Perempuan hari ini harus berani maju, berkarya, dan hadir dengan kontribusi nyata di tengah masyarakat,” katanya.

Baca juga :  Bupati dan DPRD Apresiasi Kinerja Kodim Majalengka Jaga Kondusifitas Unjuk Rasa

Hal senada disampaikan Ketua PWI Kabupaten Cianjur, Mohammad Ikhsan. Ia menilai momentum Hari Kartini menjadi pengingat pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

“Ini bukan sekadar seremoni. Ini refleksi agar perempuan terus maju dan berkontribusi nyata,” tegasnya.

Baca juga :  Pengamanan Terpadu oleh Polsek Cikarang Utara Demi Kelancaran Ibadah Natal Tahun 2025

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta tampil mengenakan pakaian adat, dengan pangsi hitam untuk laki-laki dan kebaya untuk perempuan, yang semakin memperkuat nuansa budaya dalam peringatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, IKWI berharap nilai-nilai perjuangan Kartini terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi perempuan masa kini dan masa depan

Baca juga :  Menteri HAM Natalius Pigai Tolak Istilah 'Tembak di Tempat' terhadap Pelaku Begal
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!