Dpnews Indonesia || Cianjur – Anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Golkar, Ir. Hj. Metty Triantika, M.T., kembali turun langsung ke masyarakat dalam agenda reses masa sidang tahun kedua. Kali ini, politisi yang akrab disapa Ibu Metty itu menyapa warga Desa Sukatani, Kecamatan Haurwangi, dengan membawa program nyata berupa layanan pengobatan gratis.
Kegiatan reses yang digelar di balai desa tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi. Tiga isu utama mendominasi diskusi, yaitu perbaikan infrastruktur desa, peningkatan layanan kesehatan, dan akses pendidikan yang lebih merata. Antusiasme warga terlihat sejak awal acara dimulai.
Dalam keterangannya, Metty Triantika menjelaskan alasan membawa tim medis langsung ke lokasi. Menurutnya, tidak semua warga memiliki kesempatan dan biaya untuk berobat ke puskesmas atau rumah sakit. “Harapannya, masyarakat yang pada kesempatan ini tidak bisa ke Puskesmas atau ke rumah sakit, saya bawa dokternya ke sini. Tujuannya supaya masyarakat tetap sehat,” ujarnya.
Layanan kesehatan gratis ini disambut hangat warga Sukatani. Seluruh tenaga medis yang dihadirkan merupakan dokter profesional, sehingga pelayanan berjalan optimal. Warga yang datang dapat memeriksakan kesehatan tanpa dipungut biaya sepeser pun, sebuah bantuan yang dinilai sangat meringankan di tengah beban ekonomi.
Salah seorang warga, Yayan Setiawan, menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiatif tersebut. “Bagus dan menunjang. Terima kasih. Kalau ke tempat lain kan harus bayar kalau sakit, kalau ke sini kan gratis. Dan ini 100% dokter,” ungkapnya. Pernyataan itu mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat akan akses layanan kesehatan dasar yang terjangkau.
Terkait penyerapan aspirasi, Metty mengungkapkan bahwa hingga tahun kedua masa jabatannya, sekitar 30 persen aspirasi warga yang ia himpun sudah mulai direalisasikan. Realisasi ini mencakup program-program yang bisa dijalankan dalam tahun berjalan maupun dilanjutkan di tahun berikutnya.
Ia menegaskan bahwa penyerapan aspirasi merupakan proses berkelanjutan selama satu periode lima tahun. “Kalau misalkan di jalan ada hal yang masyarakat yang mungkin belum semua, ya karena ini berlaku selama satu periode. Tapi setidaknya di tahun kedua ini sudah 30 persen bisa kita jalankan,” jelasnya. Pembagian program dilakukan secara bertahap agar setiap tahun ada kemajuan yang dirasakan warga.
Metty berharap target penyerapan aspirasi dapat tercapai sepenuhnya sebelum masa jabatannya berakhir. Ia juga berkomitmen untuk terus mempererat hubungan antara masyarakat, DPRD, dan pemerintah daerah. “Mudah-mudahan periode berikutnya saya semakin dekat dengan masyarakat dan pemerintah daerah, dan bisa sejalan dengan program-program Pak Bupati yang sekarang sudah berjalan dengan baik,” tambahnya.
Kegiatan reses ditutup dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang masih terus berlangsung. Warga Desa Sukatani berharap kegiatan serupa dapat rutin dilakukan, mengingat dampaknya yang langsung dirasakan. Bagi Metty Triantika, turun ke lapangan bukan sekadar agenda formal, melainkan cara memastikan setiap kebijakan berpijak pada kebutuhan riil masyarakat.











