Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

SPMB Jabar 2026 Menuai Polemik, Laporan Resmi ke Ombudsman Masih Nihil

71
×

SPMB Jabar 2026 Menuai Polemik, Laporan Resmi ke Ombudsman Masih Nihil

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Bandung – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 di Jawa Barat menghadapi berbagai keluhan dari masyarakat. Meski demikian, hingga Rabu (10/6/2026), Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat menyatakan belum menerima laporan resmi terkait dugaan maladministrasi dalam proses tersebut.

Keluhan yang beredar di masyarakat antara lain menyangkut mekanisme baru yang membingungkan, khususnya terkait Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), gangguan akses website pendaftaran, minimnya sosialisasi, serta kendala teknis dalam penginputan data. Beberapa orang tua siswa juga melaporkan ketidakpastian jadwal dan perbedaan interpretasi aturan, yang menyebabkan proses pendaftaran berjalan kurang lancar.

Baca juga :  Pemkab Cianjur Persiapkan Relokasi Pedagang Bojongmeron ke Pasar Induk

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Barat mengakui telah mendengar berbagai persoalan yang dikeluhkan calon peserta didik dan orang tua. Meski belum ada aduan resmi, pihaknya telah menerima beberapa konsultasi dan terus memantau perkembangan di lapangan, termasuk rencana turun langsung ke beberapa sekolah.

“Ombudsman tetap siap menerima konsultasi dan laporan masyarakat. Kami mendorong agar pelaksanaan SPMB berjalan secara adil, transparan, dan akuntabel,” ujar perwakilan Ombudsman.

Sementara itu, polemik ini juga memicu aksi protes dari kelompok orang tua siswa yang menuntut penjelasan lebih lanjut dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Proses SPMB 2026 masih berlangsung, dan pihak berwenang diharapkan segera melakukan perbaikan untuk mengatasi keluhan yang ada.

Baca juga :  SDN Pasir Keuleuwih dan SMP IT Nahdlatul Fata Bersinergi Wujudkan Pendidikan Inklusif di Murnisari
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!