Dpnews Indonesia || Jakarta – Televisi Republik Indonesia (TVRI) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong masyarakat untuk menyelenggarakan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi sarana hiburan sekaligus mendongkrak perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Direktur Utama TVRI, Iman Santoso, menyatakan bahwa siaran Piala Dunia 2026 akan disiarkan secara luas melalui TVRI sebagai media publik. “Kami ingin masyarakat dapat menikmati acara olahraga berkelas dunia ini secara bersama-sama, baik di rumah maupun di tempat nobar yang dikelola UMKM lokal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (14/6/2026).
Kemendagri mendukung penuh kegiatan nobar berbasis komunitas. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk hiburan yang sehat dan inklusif bagi masyarakat di berbagai daerah. “Nobar tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi UMKM seperti warung makan, kafe, dan pedagang kecil di sekitar lokasi nobar,” katanya.
Pemerintah daerah diinstruksikan untuk berkoordinasi dengan TVRI dalam menyediakan akses siaran yang berkualitas serta memastikan penyelenggaraan nobar berjalan tertib dan aman. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memanfaatkan momentum olahraga global untuk pemulihan ekonomi pascapandemi.
Acara Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada Juni-Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. TVRI berkomitmen menyediakan siaran langsung dan tayangan ulang yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh masyarakat Indonesia.











