Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Detik-detik Gunung Semeru Erupsi Kembali, Status Siaga Level III Tetap Berlaku

68
×

Detik-detik Gunung Semeru Erupsi Kembali, Status Siaga Level III Tetap Berlaku

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Lumajang – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas erupsi pada Sabtu pagi ini. Menurut laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi disertai hembusan kolom abu vulkanik dan potensi awan panas guguran.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru mencatat letusan dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu yang mencapai ketinggian sekitar 500-1.000 meter di atas puncak kawah. Awan panas guguran dilaporkan meluncur mengarah ke Besuk Kobokan dengan jarak luncur hingga beberapa kilometer. Erupsi berlangsung singkat namun intens, dengan amplitudo seismik yang tercatat cukup signifikan.

Baca juga :  Nasib Malang Rosikhoh Tidak Di Akui Sponsornya

Hingga berita ini diturunkan, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III (Siaga). PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 13 kilometer di sektor tenggara sepanjang alur Besuk Kobokan, serta menghindari area potensi aliran lahar di sekitar lereng gunung.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang telah menyiagakan posko dan peralatan pemantauan, termasuk CCTV dan sirine peringatan dini. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan signifikan akibat erupsi terbaru. Warga di sekitar lereng diminta tetap waspada terhadap kemungkinan hujan abu dan lahar dingin jika terjadi hujan deras.

Gunung Semeru, yang dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Jawa, memang kerap mengalami erupsi kecil hingga sedang sepanjang tahun. Masyarakat dihimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi.

Baca juga :  Kuasa Hukum Billy Pratama SH, Luruskan Polemik Video Perampasan Paspor WNA
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!