Dpnews Indonesia || Cianjur – Sejumlah warga RT 04 RW 06, Kampung Cijujung, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur mengeluhkan bau tidak sedap yang sudah beberapa hari terakhir mengganggu aktivitas sehari-hari. Bau tersebut diduga berasal dari aliran limbah SPPG Bobojong 02 yang berada tak jauh dari wilayah tersebut.
Selain menimbulkan aroma menyengat, air limbah itu juga disebut telah merembes dan mencemari salah satu sumur milik warga. Akibatnya, warga tidak bisa lagi menggunakan air sumur untuk kebutuhan mandi, cuci, bahkan memasak.
“Baunya sudah tidak tahan, apalagi kalau malam. Air sumur juga jadi keruh dan berbau. Kami terpaksa kuras sendiri,” ujar salah seorang warga Cijujung, Rabu (5/8/2026).
Untuk mengatasi pencemaran tersebut, warga mengaku terpaksa mengeluarkan biaya sendiri sekitar Rp400.000.
Warga berharap ada tindakan cepat dari pihak terkait agar permasalahan ini tidak berlarut-larut dan kesehatan lingkungan tetap terjaga.
Sementara Kepala SPPG Bobojong 02 melalui pesan singkat Whatsap mengatakan, bahwa pihaknya akan mendatangi lokasi bersama yayasan yang bersangkutan.
“Siap pak mohon menunggu panginten, nanti dari pihak sppg dan yayasan mau cek lapangan, kaitan keluhan dari warga,” tulisnya.











