Dpnews Indonesia || Cianjur – Semangat ulang tahun ke-25 Partai Demokrat dirayakan dengan aksi nyata di lapangan. Jumat pagi, 14 Agustus 2026, DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur menggelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Kampung Pamoyanan, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur. Kegiatan gotong royong ini merupakan instruksi nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Aksi dipimpin langsung oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur, Hj. Lilis Boy. Kehadirannya didampingi Ketua Perisaksi Demokrat, Ketua dan anggota PDRI, serta seluruh jajaran pengurus DPC. Dari unsur pemerintahan hadir Babinsa setempat, Sekretaris Kelurahan Pamoyanan, dan warga yang antusias turun ke sungai sejak pukul 07.00 WIB.
Dukungan nyata juga datang dari pemerintah daerah. Kepala UPTD Pengairan dan Irigasi Kabupaten Cianjur, Ani Komalasari, hadir dan mengerahkan 29 personel untuk membantu pembersihan aliran sungai. Kehadiran tim teknis ini mempercepat proses pengangkatan sampah dan sedimentasi yang selama ini menghambat kelancaran air.
Ani Komalasari mengapresiasi langkah politisi yang turun langsung ke lapangan. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah dalam menjaga kelancaran aliran air, mencegah pendangkalan, dan meminimalisir risiko banjir saat musim hujan tiba. Semoga kepedulian seperti ini terus berlanjut dan menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan aliran air, ujarnya di sela kegiatan.
Hj. Lilis Boy menjelaskan bahwa gerakan ini bukan hanya milik Cianjur. Di Jawa Barat, seluruh 27 DPC Partai Demokrat bergerak serentak dengan fokus yang sama. Sasaran kegiatannya meliputi pembersihan sungai, pantai, tempat ibadah, dan fasilitas umum. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Di Jawa Barat sendiri, seluruh 27 DPC turun ke lapangan, kata Lilis Boy.
Cianjur memiliki posisi strategis karena termasuk wilayah Citarum Harum Sektor 6. Karena itu, Lilis Boy menyebut momentum ini sangat pas untuk memperkuat sinergi. Ia menyatakan komitmen ke depan untuk berkolaborasi langsung dengan tim Citarum Harum agar program pembersihan dan konservasi sungai berjalan lebih masif dan terukur.
Lebih dari sekadar bersih-bersih, Lilis Boy melempar gagasan besar. Ia ingin mengusulkan adanya lomba sungai terbersih di tingkat kabupaten. Visinya jelas mengubah sungai dari tempat pembuangan sampah menjadi ruang publik yang sehat, indah, dan bernilai ekonomi. Saya punya keinginan setiap sungai jadi tempat wisata warga sekitar sungai dan mendapatkan nilai ekonomis. Kalau sungai bersih, bebas sampah, bebas pendangkalan, saya yakin masyarakat sejahtera, ungkapnya.
Melalui aksi ini, Partai Demokrat menegaskan dukungannya terhadap program Citarum Harum dan kebijakan pemerintah terkait pengelolaan sampah. Pesan utamanya sederhana namun penting: sampah tidak boleh lagi dibuang ke sungai. Kami ingin bersinergi agar sungai harus bersih, indah dipandang, dan andal mencegah banjir saat musim hujan, tambahnya.
Harapan itu juga disampaikan langsung kepada Pemkab Cianjur. Lilis Boy berharap pemerintah daerah dapat menginisiasi lomba sungai terbersih secara rutin. Menurutnya, kompetisi yang sehat antar kampung dan kelurahan bisa menjadi pemicu semangat warga untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB ini tidak hanya fokus pada pembersihan. Panitia juga menggelar agenda tambahan berupa donor darah, hiburan rakyat, dan pembagian doorprize untuk warga yang ikut berpartisipasi. Suasana gotong royong terasa kental, dari anak muda hingga orang tua bahu-membahu mengangkat sampah dan merapikan bantaran sungai.
Dengan mengusung semangat Laskar Biru, Demokrat Bergerak dan tema Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit, Partai Demokrat Cianjur ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan kemanusiaan bukan program musiman. Ini adalah budaya dan komitmen jangka panjang. Partai berupaya menjadi mitra pemerintah yang andal sekaligus pelindung nyata bagi kepentingan rakyat di setiap daerah.











