Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomi

Rupiah Digital: Langkah Strategis Bank Indonesia Menuju Uang Masa Depan

17
×

Rupiah Digital: Langkah Strategis Bank Indonesia Menuju Uang Masa Depan

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Bank Indonesia terus mempercepat pengembangan Rupiah Digital sebagai bagian dari transformasi sistem pembayaran nasional. Instrumen yang merupakan bentuk digital dari mata uang resmi Indonesia ini kini memasuki tahap eksperimental, termasuk uji coba transaksi lintas negara.

Rupiah Digital merupakan Central Bank Digital Currency (CBDC) yang diterbitkan langsung oleh Bank Indonesia. Berbeda dengan aset kripto atau stablecoin swasta, Rupiah Digital menjadi klaim langsung kepada bank sentral dan memiliki status sebagai alat pembayaran yang sah. Instrumen ini dirancang sebagai pelengkap uang tunai, bukan penggantinya.

Baca juga :  Dinas Pangan Cianjur Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pasar Murah dan Kios Pangan

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan bahwa pengembangan Rupiah Digital telah mencapai tahap ketiga. Bank sentral tengah mengkaji format paling sesuai, apakah berbentuk CBDC murni atau stablecoin yang diterbitkan oleh bank sentral. Proyek ini sebelumnya dikembangkan di bawah Proyek Garuda.

“Kita sudah masuk tahap ketiga, eksperimental untuk cross-border,” kata Destry dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI.

Salah satu capaian penting adalah diperolehnya fatwa halal dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Legitimasi ini diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap instrumen digital yang sedang dipersiapkan.

Baca juga :  Tiga Aksi Demo Digelar di Jakarta Hari Ini, Potensi Kemacetan Mengintai di Beberapa Titik

Pengembangan Rupiah Digital didukung oleh fondasi ekosistem pembayaran digital yang semakin matang. Volume transaksi pembayaran digital terus tumbuh signifikan, didorong oleh QRIS, BI-FAST, mobile banking, dan internet banking. Infrastruktur yang sudah kuat ini menjadi modal penting bagi implementasi mata uang digital bank sentral.

Kehadiran Rupiah Digital diharapkan membawa sejumlah manfaat, antara lain efisiensi transaksi, perluasan inklusi keuangan, serta penguatan kedaulatan moneter di era digital. Bank Indonesia menekankan bahwa keberhasilan proyek ini memerlukan dukungan regulasi, keamanan teknologi, perlindungan data, literasi masyarakat, dan interoperabilitas sistem.

Dengan langkah bertahap yang terus dilakukan, Rupiah Digital diproyeksikan menjadi bagian penting dari sistem keuangan Indonesia di masa depan.

Baca juga :  Rupiah Tembus Rekor Terendah Sepanjang Sejarah di Atas Rp 17.700 per Dolar AS
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!