Dpnews Indonesia || Jakarta – Seorang profesor asal Korea Selatan ChunHo Yeom baru-baru ini datang langsung ke Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk melihat perkembangan pembangunan di lapangan. Respons yang disampaikan setelah meninjau kawasan tersebut justru mengundang perhatian karena terkesan sangat positif dan tidak terduga.
Profesor tersebut, yang memiliki keahlian di bidang perencanaan kota dan infrastruktur berkelanjutan, melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi utama. Ia meninjau area Istana Negara, kompleks gedung pemerintahan, serta infrastruktur pendukung yang sudah berdiri. Dari pengamatan langsung, ia menyoroti desain kawasan yang mengintegrasikan konsep ramah lingkungan dengan penataan ruang hijau yang luas.
Dalam tanggapannya, profesor itu menyampaikan kekaguman terhadap kemajuan yang dicapai. Ia menyebut pembangunan IKN sebagai contoh visi jangka panjang yang berani dan terencana dengan baik. Menurutnya, pendekatan yang memadukan arsitektur modern dengan pelestarian alam menjadi nilai lebih yang jarang ditemui di proyek serupa di kawasan Asia.
“Saya datang dengan ekspektasi biasa, tetapi yang saya saksikan melebihi dugaan. Ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan upaya membangun kota masa depan yang mempertimbangkan keseimbangan ekosistem,” ujarnya dalam keterangan yang disampaikan kepada pihak terkait, Minggu 8/11/2026.
Kunjungan ini juga menjadi momen dialog singkat mengenai potensi kerja sama di bidang teknologi hijau dan perencanaan kota cerdas. Pihak Otorita IKN menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkenalkan perkembangan ibu kota baru kepada mitra internasional.
Hingga kini, pembangunan IKN terus berlanjut dengan fokus pada tahap-tahap selanjutnya, termasuk infrastruktur pendukung dan kawasan hunian. Tanggapan positif dari akademisi asing ini diharapkan dapat memperkuat citra IKN di tingkat global sebagai pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan.











