Dpnews Indonesia || Cianjur – Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Cianjur terpilih Rini Pujiastuti membuat gebrakan baru menemui Bupati Cianjur H. Herman Suherman untuk menyampaikan aspirasi para anggotanya. 29/8/2024.
Rini membuktikan awal kerjanya dimana suara lantang dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggema di pendopo Kabupaten Cianjur beberapa hari lalu. Para perwakilan BPD dari berbagai desa berkumpul untuk menyuarakan aspirasi dan harapan Anggota ABPEDNAS secara langsung dalam rangka memperkuat peran serta BPD dalam pembangunan daerah.
Acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Iwan Setiawan,S.Pt. MM, Sekretaris Jenderal Deden Samsudin Ketua PAC, Dewan Penasehat DPC ABPEDNAS, Ketua Srikandi Kabupaten Cianjur Resma Yunia.
Organisasi ABPEDNAS merupakan ‘Rumah Besar’ bagi para anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang jumlahnya saat ini di Kabupaten Cianjur lebih dari 2327 jiwa.
Rini Pujiastuti menyampaikan “Pentingnya sinergi antara BPD, pemerintah desa, dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.”
Masih Kata Rini Kami berharap pemerintah daerah lebih memperhatikan suara desa, karena desa adalah ujung tombak pembangunan daerah. Dengan mendengarkan dan merespons kebutuhan desa, kita bisa bersama-sama membangun Cianjur yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam pertemuan ini, beberapa pengurus DPC ABPEDNAS menyampaikan beberapa masalah krusial memberikan SK perpanjangan Anggota BPD sesuai peraturan yang berlaku. Menerapkan Peraturan Bupati (PERBUP) untuk tunjangan anggota BPD minimal 30%.
Pendopo Kabupaten Cianjur hari ini menjadi saksi komitmen bersama untuk memajukan desa-desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Cianjur.
Bupati Cianjur Herman Suherman menyambut baik kunjungan Para Anggota Abpednas, “Sesuai harapan kita Cianjur ingin Maju, Mandiri,Religius dan Berakhlak Mulya. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan organisasi dimasyarakat khususnya di desa-desa tentunya perlu pendampingan kerjasama yang baik antara Abpednas, BPD Dan Kepala Desa di wilayahnya masing- masing sehingga sinergitas itu menjadi pendorong penyemangat.
Lanjut Bupati “Saya sedang menggalakkan ketahanan pangan karena di Kabupaten Cianjur potensi selama ini belum teroptimalkan kita prihatin untuk kebutuhan sehari-hari masih di drop dari kabupaten lain padahal kita kabupaten yang sangat subur sumber daya alamnya, sumber daya manusianya.











