Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Diduga Sakit, Seorang Pria Di Purwakarta Ditemukan Meninggal Dunia

431
×

Diduga Sakit, Seorang Pria Di Purwakarta Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

Pria berinisial AP (46) itu diketahui merupakan Staf Panwascam Plered.

Dpnews Indonesia || Purwakarta – Seorang pria ditemukan tergeletak di dalam Kantor Panwascam Plered, Kabupaten Purwakarta yang berada di kampung Warung Kandang, Desa Sindangsari, Kecamatan Plered Kab. Purwakarta, pada Rabu, 11 September 2024. Pria berinisial AP (46) itu diketahui merupakan Staf Panwascam Plered.

Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah melalui Kapolsek Plered, AKP Ali Murtadho mengatakan, korban yang merupakan staf di K Panwascam Plered tersebut itu diketahui meninggal sekira pukul 09.10 WIB.

Baca juga :  Polres Cianjur dan Pandawara Group Bersihkan Waduk Jangari, Hampir 15 Ton Sampah dan Eceng Gondok Diangkat

“Awalnya seorang saksi ditelpon oleh istri korban karena handphone milik korban tidak aktif. Sehingga saksi diminta untuk mengecek keberadaan korban di Kantor Panwascam Plered,” jelas Ali. Pada Rabu, 11 September 2024.

Kemudian, lanjut Kapolsek, saksi langsung mendatangi kantor Panwascam Plered. “Setibanya saksi di Kantor Panwascam mendapati korban dalam keadaan terduduk dan saat di panggil korban tidak merespon, hingga akhirnya saksi memanggil temanya untuk mengecek keadaan korban.

“Setelah di cek korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian saksi melaporkan hal tersebut ke Polsek Plered,” ucapnya.

Baca juga :  Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur

Ali menyebut, korban meninggal diduga kerena sakit yang dialaminya. “Dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Diduga sebelumnya sudah mengidap penyakit,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, pihak keluarga menolak di lakukan otopsi pada jenazah korban dan menerima peristiwa ini sebagai takdir.

“Keluarga korban menolak untuk Visum et Repertum. Korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman,” pungkasnya.

Baca juga :  Nasib Pekerja Migran Asal Majalengka Diduga Mengalami Depresi
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!