Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Jasad Ibu Anak Korban Banjir Sukabumi Ditemukan Dalam Posisi Berpelukan

627
×

Jasad Ibu Anak Korban Banjir Sukabumi Ditemukan Dalam Posisi Berpelukan

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Sukabumi – Ibu & anak ditemukan meninggal dunia dalam keadaan berpelukan. Warga tak kuasa menahan tangis merasa teriris sedih saat melihatnya, 2 korban hilang ibu dan anak akibat terseret banjir Sukabumi ditemukan dalam kondisi berpelukan.

Korban ibu dan anak yang meninggal dunia akibat bencana banjir di Palabuhanratu, ditemukan tim SAR gabungan sedang berpelukan pada saat dievakuasi.

Baca juga :  Memperkuat RPP Tingkat Ranting untuk Masa Depan Lebih Dinamis

Korban bernama Nurul (3) dan Santi alias Zahra (40) warga Kampung Gumelar, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi

Kedua korban ditemukan pada (jum’at 07/03/2025) pada radius 5 meter dari lokasi rumahnya di antara tumpukan sampah akibat banjir pada kamis (06/03/2025) dan langsung dievakuasi menuju RSUD Palabuhanratu
sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca juga :  Polda Metro Jaya Memberhentikan Dengan Tidak Hormat Pada 31 Anggota Polri

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum rumahnya roboh, Santi dan Nurul masih berada di dalam rumah ketika air sudah naik tinggi dengan arus yang sangat deras.

“Saat arus mulai menghantam rumah, ibu dan anak ini terjatuh dan akhirnya tertimbun,” tambahnya.

Baca juga :  Aksi Tanggap Prajurit Pasmar 1 Korps Marinir Evakuasi Korban Banjir Jakarta

Mirisnya seorang warga bernama Aang. la adalah suami dari Santi dan ayah dari Nurul (3), ini telah diberitahu oleh ketua RW sebelumnya perihal banjir tersebut, karna aang tidak tahu dan beliau sedang berjualan di pasar.

Namun Kemarahan warga dipicu oleh sikap Aang yang telah berbohong dan bahkan acuh terkait istri dan anaknya. Kepada warga Aang menyebut anak dan istrinya selamat dari terjangan banjir dan telah mengungsi, ternyata istri dan anaknya ditemukan oleh tim SAR dalam keadaan meninggal akibat terbawa arus.

Baca juga :  Jalan Cibeber Banjir Setinggi Satu Paha Dikarenakan Buruknya Sistem Saluran Air
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!