Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Keberadaan Makom Prabu Siliwangi Di Mande, Warga Setempat Pertanyakan Kebenarannya

727
×

Keberadaan Makom Prabu Siliwangi Di Mande, Warga Setempat Pertanyakan Kebenarannya

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – H. Jujun Junaedi Seorang warga Kampung Baduga, Desa Kutawaringin, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menyatakan bahwa di tanah milik pribadinya terdapat tempat yang dianggap keramat dan kini tempat tersebut ramai didatangi para peziarah, baik peziarah dari Cianjur maupun luar Kabupaten Cianjur.

Jujun seorang Pria Paruh Baya tersebut mengaku bahwa tempat yang saat ini ramai dikunjungi tersebut merupakan Makom (Petilasan) Prabu Siliwangi.

Baca juga :  Candra Jaya Fantasi Hadir Di Jamali Mande dan Dengan 10 Ribu Anda Dapat Menikmati Wahana Yang Ada

“Awal pembukaannya ini makom tahun 2013, mulai pembangunan sekitar tahun 2014 dengan bantuan dari para peziarah yang datang kesini,” ungkap Jujun, Jumat, (7/3/25).

Junun mengaku bahwa tamu yang berkunjung biasanya datang dari luar Kecamatan Mande.

“Tamu banyak dari luar Cianjur juga,” imbuhnya.

Namun saat ditanya mengenai asal mula Makom Jujun tidak bisa menjelaskannya. Ia hanya mengaku bahwa menurut kakek buyutnya di tempat tersebut terdapat Makom.

Baca juga :  Wakili Kapolres, Kasat Binmas Hadiri Puncak Tatanen Tahun 2023

“Awal mula banyak yang datang ke sini dan yang datang batiniahnya lebih dari AA, selain dari awalnya para peziarah kakek buyut AA juga bilang bahwa di sini ada makom ditambah lagi AA bermimpi didatangi seseorang berjubah dan meminta agar tempat tersebut disempurnakan sehingga AA yakin bahwa ini Makom Sri Baduga Maharaja Eyang Prabu Siliwangi,” paparnya.

Kendati dirinya tidak dapat menjelaskan asal muasal Makom namun Jujun yang kini pemegang kunci Makom kekeh dan meyakini bahwa tempat yang ramai didatangi peziarah tersebut merupakan Makom dari seorang raja di Jawa Barat.

Baca juga :  Warga Diharapkan Tidak Ragu Dan Takut Lapor Panwas Mande Bila Menemukan Adanya Dugaan Pelanggaran Pilkada

“Jangan tanya lagi asal muasalnya, coba tanya saja diri sendiri,” cetusnya.

Sementara Ketua RT Setempat, Yayan menyatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu mengenai adanya Makom Raja di tatar Sunda tersebut.

“Untuk hal ini saya tidak tahu menahu, karena belum ada laporan apapun,” katanya.

Namun, dirinya akan segera berkoordinasi dengan pihak desa dan MUI setempat.

“Langkah saya saat ini akan berkoordinasi mengenai adanya kabar ini,” ucapnya.

Baca juga :  Polres Purwakarta Tanggal 10 November Adakan Upacara Hari Pahlawan

Ketidak adanya penjelasan yang dapat dimengerti itupun tentu menuai banyak pertanyaan. Seperti yang ditanyakan warga setempat, Ntang, Ia mengatakan jika tempat tersebut dulunya adalah kebun dan tidak ada sejarah atau cerita dari orang orang pribumi yang mengatakan bahwa di situ terdapat Makom Prabu Siliwangi.

“Di situ dulunya kebun tidak ada tempat penziarahan atau tempat keramat dan dari orang orang sini juga tidak ada yang menyebutkan bahwa ada Makom Prabu Siliwangi. Bahkan kakek saya dulu pun tidak pernah bercerita, makanya saya heran,” ungkap Ntang, penuh tanya.

Ntang berharap adanya penjelasan mengenai kebenaran dari Makom tersebut.

“Saya ingin adanya informasi yang jelas mengenai asal muasal adanya kebenaran mengenai Makom tersebut, ” pungkasnya.

Baca juga :  Aparat Gabungan Gelar Apel Operasi Lilin Lodaya Pengamanan Jelang Nataru 2025
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!