Dpnews Indonesia || Cianjur – Kabar baik datang untuk para petani di Kabupaten Cianjur. unit traktor roda dua dan pompa air resmi disalurkan untuk mempercepat olah lahan dan pengairan sawah, sekaligus mendorong peningkatan hasil panen di berbagai wilayah.
Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Desa Peuteuy Condong pada Minggu, 6 September 2026. Suasana penuh semangat terlihat dari ratusan petani yang hadir. Mereka menyambut alat-alat pertanian tersebut sebagai angin segar di tengah tantangan biaya produksi dan keterbatasan tenaga kerja.
Bantuan ini merupakan inisiasi dari Anggota DPR RI Komisi XI Fraksi Gerindra, H. Kamarussamad, Ph.D. Penyalurannya difasilitasi langsung oleh Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur agar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan kelompok tani di lapangan.
Acara turut dihadiri Bupati Cianjur dr. Mohamad Wahyu Ferdian, anggota DPRD Kabupaten Cianjur Komisi IV Irfan Aulia, jajaran Dinas Pertanian, serta para ketua kelompok tani. Kehadiran unsur pusat dan daerah ini menjadi sinyal kuat bahwa penguatan sektor pertanian menjadi prioritas bersama.
Dalam sambutannya, Bupati Wahyu menekankan tiga hal penting. Pertama, alat harus dijaga dengan baik. Kedua, dimaksimalkan penggunaannya untuk kepentingan kelompok. Ketiga, tidak boleh keluar dari peruntukan semula.
Jangan sampai nanti disewakan, dijual, atau dipakai tidak semestinya. Ini amanah. Dan ingat, Allah Maha Melihat, tegas Bupati di hadapan penerima manfaat. Pesan itu disambut baik para petani sebagai pengingat moral agar bantuan dijaga integritasnya.
Bagi Bupati, traktor dan pompa air bukan sekadar bantuan fisik. Ia menyebutnya sebagai mesin penggerak pertanian. Dengan adanya mekanisasi, proses pengolahan tanah bisa lebih cepat, biaya bisa ditekan, dan waktu tanam menjadi lebih teratur sehingga produktivitas meningkat.
Wahyu berharap dampaknya tidak berhenti pada penerima bantuan saja. Jika mekanisasi berjalan, sektor pertanian Cianjur diharapkan mampu menopang kebutuhan pangan di daerah sendiri sekaligus menyuplai wilayah sekitar. Dengan alat ini, pembangunan pertanian di Cianjur bisa lebih meningkat, ujarnya.
Terkait operasional, muncul pertanyaan soal bahan bakar. Bupati menjelaskan pemerintah daerah akan menyesuaikan dukungan BBM berdasarkan kebutuhan tiap wilayah. Kebutuhan di tiap tempat berbeda. Nanti akan disesuaikan agar alat benar-benar bisa beroperasi dan memberi manfaat maksimal, jelasnya.
Salah satu penerima, Ketua Gapoktan Sindang Barang, Haji Mukmin, menyampaikan rasa syukur. Ia mengaku kelompoknya baru pertama kali menerima bantuan traktor dari pemerintah,Kami sangat berterima kasih kepada Pak Dewan Kamarussamad, InsyaAllah kami jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk kelompok tani kami, karena ini sangat bermanfaat, katanya.
Penyaluran traktor dan pompa air ini menjadi contoh kolaborasi antara wakil rakyat di pusat, pemerintah daerah, dan petani di lapangan. Jika dirawat dan digunakan bersama, alat-alat ini diharapkan menjadi fondasi baru bagi pertanian Cianjur yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing.











