Dpnews Indonesia || Cianjur – Pemerintah Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya penyebaran abu di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan, khususnya gangguan saluran pernapasan.
Bupati Cianjur Dr. Muhammad Wahyu meminta masyarakat dengan mobilitas tinggi, terutama pengendara sepeda motor dan warga yang beraktivitas di luar ruangan, menggunakan masker sebagai langkah perlindungan.
“Kita imbau untuk pemasangan masker terutama bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi seperti pengendara motor, serta bagi siapa saja yang beraktivitas di luar ruangan,” ujar Dr. Muhammad Wahyu.
Selain mengimbau penggunaan masker, Pemkab Cianjur meminta seluruh satuan pendidikan untuk sementara menerapkan pembelajaran daring. Kebijakan tersebut berlaku bagi jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA dan sederajat, dengan kegiatan belajar dilakukan dari rumah hingga kondisi udara dinyatakan membaik.
Pemerintah menilai anak-anak merupakan kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih dalam kondisi kualitas udara yang terganggu. Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur akan berkoordinasi dengan sekolah untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan selama penerapan sistem daring.
Masyarakat juga dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan serta menggunakan perlindungan tambahan seperti kacamata untuk mengantisipasi paparan abu yang dapat mengganggu saluran pernapasan dan mata.
Bupati mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat turut menyebarluaskan imbauan tersebut. Pemkab Cianjur memastikan kebijakan akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.
Masyarakat diminta tetap tenang, waspada, dan mengikuti informasi resmi pemerintah terkait perkembangan penyebaran abu serta kondisi kualitas udara di wilayah Cianjur.











