Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Dedak Miras di Bulan Puasa, Warga Cipanas Desak Aparat Bertindak!!

113
×

Dedak Miras di Bulan Puasa, Warga Cipanas Desak Aparat Bertindak!!

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Warga Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, mengecam keras adanya dugaan peredaran minuman keras (miras) di area pangkalan sado dekat Pos 55, Cipanas. Sebuah kios yang dikelola oleh seorang pria yang akrab disapa “Mas” ditengarai menjual miras secara terselubung dengan kedok warung jamu. Minggu, 22/02/2026.

Warga menyebut, kios itu beroperasi siang hari seperti penjual jamu biasa, namun menjelang malam terjadi transaksi yang diduga melibatkan miras jenis anggur merah hingga racikan oplosan.

Baca juga :  Karya Bakti Koramil 1902 Wanayasa Bersama Pemdes Serta Masyarakat Peduli Lingkungan

“Siangnya jual jamu, tapi malam hari beda cerita. Di bulan puasa pun tetap ada aktivitas. Kami kecewa, ini seperti tidak menghargai suasana Ramadhan,” ujar seorang warga.

Keresahan warga bukan tanpa alasan. Beberapa di antaranya mengaku kerap melihat orang-orang dalam kondisi mabuk di sekitar lokasi hampir setiap malam. Situasi itu dinilai mengganggu ketertiban lingkungan dan merusak kekhusyukan ibadah.

Baca juga :  Hasil Undi, Ini Nomor Urut Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bekasi

Pemilik kios, “Mas”, membenarkan menjual jamu dan menyediakan “anggur basah”. Ia berdalih faktor ekonomi menjadi alasan tetap berjualan di bulan puasa. Namun, warga mendesak aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan kecamatan segera melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Warga menilai, jika benar terjadi peredaran miras ilegal, praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi berpotensi memicu gangguan keamanan dan tindak kriminalitas.

Baca juga :  Antusias Warga Desa Tanjungsari Datangi TPS Meski Cuaca Hujan

“Aparat harus turun tangan, jangan biarkan ini terus terjadi,” kata warga lainnya.

Belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian maupun Satpol PP terkait dugaan peredaran tersebut. Warga Cipanas berharap, Ramadhan menjadi momentum menjaga ketertiban dan menghormati nilai-nilai keagamaan.

Warga akan terus mengawasi dan menunggu tindakan aparat terkait dugaan peredaran miras ini. “Kami tidak akan diam, jika ini terus terjadi,” tegas seorang warga.

Baca juga :  Gaji Ke-13 ASN 2026 Masih Dibahas, Simak Bocoran Jadwal dan Komponen Nominalnya
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!