Dpnews Indonesia || Purwakarta – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta memastikan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) terbuka bagi wartawan dari berbagai organisasi media. Diskominfo juga menyatakan program kerja sama media akan kembali dilaksanakan pada tahun anggaran berjalan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Purwakarta, Fitriah Widianingsih, S.E., M.M., saat menerima audiensi perwakilan 16 organisasi media yang tergabung dalam Presidium Organisasi Media (POM) Kabupaten Purwakarta, Kamis (17/9/2026).
Audiensi berlangsung di Kantor Diskominfo Purwakarta sebagai tindak lanjut surat permohonan POM Nomor 15/POM-PWK/IX/2026 tertanggal 14 September 2026 yang ditandatangani Koordinator POM Z. Lambert Lilipaly dan Sekretaris Yuslipar.
Fitriah hadir mewakili Kepala Diskominfo Purwakarta Hendra Fadly Supratman yang berhalangan hadir karena agenda lain.
“Atas nama Diskominfo, kami siap menampung segala aspirasi dan harapan rekan-rekan wartawan,” ujar Fitriah.
UKW Terbuka bagi Wartawan
Dalam pertemuan tersebut, Fitriah menjelaskan bahwa program UKW yang disiapkan Diskominfo Purwakarta tidak diperuntukkan bagi organisasi media tertentu saja.
Menurutnya, wartawan dari berbagai organisasi dapat mengikuti UKW sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
“Berkaitan dengan kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), kegiatan tersebut akan dilaksanakan oleh Diskominfo dengan peserta terbuka. Pesertanya jelas siapa saja dan tidak terpaku pada satu organisasi saja,” jelasnya.
Kerja Sama Media Segera Dilaksanakan
Selain UKW, audiensi juga membahas keberlanjutan program kerja sama media. Fitriah menyebut masih terdapat anggaran murni sebesar Rp250 juta yang belum terserap.
Program kerja sama tersebut direncanakan mulai berjalan pada Senin (20/9/2026). Selain itu, terdapat rencana tambahan anggaran melalui perubahan anggaran sebesar Rp400 juta.
“Kerja sama tersebut akan berlanjut pada anggaran di perubahan dengan nilai Rp400 juta,” katanya.
Meski demikian, mekanisme, kriteria media, bentuk kerja sama, serta rincian penggunaan anggaran masih memerlukan penjelasan lebih lanjut.
POM Dorong Transparansi dan Sinergi
Koordinator POM Kabupaten Purwakarta, Z. Lambert Lilipaly, mengatakan audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara organisasi media dan Diskominfo sebagai leading sector kemitraan media di daerah.
“Maksud dan tujuan kami agar bisa menjalin komunikasi yang lebih intens dengan Diskominfo sebagai leading sector kemitraan media di Kabupaten Purwakarta,” ujar Lambert.
Ia menjelaskan, audiensi juga membahas kerja sama, program pemberitaan, serta alokasi anggaran yang berkaitan dengan organisasi media di Kabupaten Purwakarta.
Lambert berharap komunikasi tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers sekaligus mendorong keterbukaan dalam pelaksanaan program kemitraan media.
“Audiensi ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk sinergitas pemberitaan yang lebih konstruktif serta transparansi terkait program kemitraan media di tahun anggaran berjalan,” pungkasnya.











