Dpnews Indonesia || Bekasi – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mendatangi langsung rumah korban kecelakaan kereta api (KA) di Desa Tanjungbaru, Kampung Ceger, Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan duka cita mendalam serta memastikan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada keluarga korban. Dedi Mulyadi menyatakan bahwa Pemprov Jabar akan menanggung seluruh biaya perawatan bagi korban yang masih dirawat di rumah sakit.
Selain itu, KDM juga menjanjikan santunan sebesar Rp 50 juta untuk keluarga korban yang meninggal dunia dalam tragedi tabrakan KRL di wilayah Bekasi Timur tersebut. Ia menekankan pentingnya respons cepat pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat yang terdampak musibah.
“Kami sampaikan belasungkawa yang mendalam. Semua biaya pengobatan ditanggung provinsi, dan santunan bagi yang meninggal kami siapkan,” ujar Dedi Mulyadi saat bertemu keluarga korban.
Kecelakaan KA yang melibatkan kereta komuter di jalur Jakarta-Bekasi tersebut telah menimbulkan korban jiwa dan luka. Kunjungan Gubernur ini menjadi bagian dari upaya pemantauan langsung dan koordinasi penanganan pasca-insiden.
Hingga berita ini diturunkan, proses investigasi penyebab kecelakaan masih dilakukan oleh pihak terkait, sementara Pemprov Jabar terus memantau perkembangan kondisi para korban.











