Dpnews Indonesia || Bandung Barat – Warga Desa Cipeundeuy, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, diresahkan ulah seorang oknum penagih hutang Bank keliling (Bankke) yang diduga mencoba meminta seorang nasabah untuk berbuat mesum, pada Kamis, 10/04/25.
Hal tersebut dialami seorang ibu rumah tangga berinisial NR, nasabah yang meminjam sejumlah uang dengan bayar harian dan kebetulan pada sore itu tinggal sendiri dirumahnya.
Kepada awak media Dpnews Indonesia, NR dengan tegas menceritakan apa yang dipinta oknum penagih hutang Bankke tersebut.
“Awalnya saya punya pinjeman 500 ribu, dia nagih awalnya pagi karena saya tidak ada dia datang lagi sore sekitar jam 17:00 WIB, saya bayar 100 ribu. Tiba tiba dia nanya sama siapa di rumah, saya bilang sendiri, suami saya lagi ke Bandung sebentar lagi pulang lagi di Jalan, terus dia ijin numpang ke kamar mandi dan saya izinin dia masuk saya keluar. Setelah itu tiba tiba dia ngomong’ teh boleh ga sebentar cuman lima menit aja nanti pinjeman teteh saya kurangin 100 atau 200, saya bilang maksudnya apa, saya tidak mau itu dosa,” tuturnya. Jumat, 11/4/25.
Dengan rasa takut NR pun menolak ajakan oknum Bankke tersebut dan bersiap siap untuk berlari. Namun karena ajakan oknum Bankke terus ditolak NR akhirnya Oknum Bankke tersebut pun pergi.
“Walaupun takut saya diam, karena posisi nya saya didalam rumah dia diluar. Namun saya juga tetap waspada dan siap siap meminta tolong, terus dia pergi,” katanya.
Sementara Suami NR, A (40) merasa geram terhadap ulah Oknum Bankke yang telah merendahkan istrinya tersebut.
“Saya tidak terima dengan perlakuan oknum Bannke tersebut, saya hawatir jika tidak ada tindakan dari pemerintahan setempat oknum Bankke tersebut akan mengulangi tindakannya apalagi istri saya suka sendiri saya hawatir oknum tersebut akan mengancam istri saya,” katanya.
A juga mengungkapkan jika oknum Bankke tersebut setelah diintrogasi oleh dirinya mengakui bahwa oknum tersebut telah mengajak istrinya berbuat mesum.
“Kalau tidak ada tindakan dari pemerintah saya hawatir, saya minta ditindak dan meminta keadilan,” pungkasnya kesal.











