Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Janji Kampanye Dipertanyakan, Massa Tagih Komitmen Bupati Tolak Ekspansi Panas Bumi

182
×

Janji Kampanye Dipertanyakan, Massa Tagih Komitmen Bupati Tolak Ekspansi Panas Bumi

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Ratusan massa yang terdiri dari warga, santri, aktivis lingkungan, dan sejumlah LSM menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Pendopo Kabupaten Cianjur, Rabu (10/12/2025).

Aksi ini menuntut realisasi janji kampanye Bupati Cianjur, Wahyu, untuk menolak rencana ekspansi proyek panas bumi (geothermal) di kawasan Gunung Gede Pangrango.

Baca juga :  Dua Pelaku Pemalakan Disertai Intimidasi Berhasil Diamankan Personil Polres Metro Bekasi

Para pengunjuk rasa membawa spanduk dan poster dengan tulisan bernada penolakan, seperti “Gunung Gede Bukan Ladang Tambang Panas Bumi” dan “Selamatkan Hutan dan Rakyat”. Mereka menilai proyek tersebut berpotensi menjadi “proyek sengsara nasional” yang dapat mengancam kelestarian ekosistem hutan dan mata air yang menjadi sumber kehidupan.

“Gunung Gede Pangrango adalah jantungnya Cianjur. Ekspansi geothermal berisiko menyebabkan kerusakan ekologi yang dampaknya akan meluas hingga ke Sukabumi, Bogor, dan sekitarnya,” bunyi sebagian pernyataan sikap yang dibacakan dalam aksi.

Baca juga :  Diduga Berangkat Secara Ilegal, PMI Asal Mauk Terlantar di Riyadh dalam Kondisi Hamil

Koordinator aksi yang mewakili 16 elemen masyarakat, Sunaryo Sugiarto atau Aryo, menegaskan bahwa fokus aksi adalah menagih janji politik sang bupati. “Kami mau bertanya, langkah-langkah Bupati akan seperti apa menyikapi hal ini. Janji kampanye harus dipertanggungjawabkan,” tegas Aryo di lokasi.

Ia menyatakan, jika tidak ada tanggapan dari Pemkab, massa akan meminta audiensi yang difasilitasi Kesbangpol.

Baca juga :  Menkop Apresiasi Penataan Jalan Rasuna Said oleh Gubernur Pramono Anung

“Kalau memang Bupati masih keberatan juga, kami akan menghadap Gubernur Jawa Barat,” tambahnya.

Aksi berlangsung kondusif, meski sempat terjadi ketegangan singkat di pintu gerbang pendopo antara massa dengan aparat Satpol PP dan polisi. Situasi cepat kembali normal setelah pihak kepolisian memberikan himbauan.

Baca juga :  Perusahaan Diimbau Segera Persiapkan Diri Hadapi Sistem Pajak Baru Coretax DJP

Hingga aksi berakhir, Bupati Cianjur tidak hadir untuk menerima aspirasi secara langsung. Belum ada pula tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Cianjur terkait tuntutan dan penagihan janji yang disampaikan para peserta.

Ketidakhadiran dan sikap pemerintah yang belum memberikan respons dinilai para pengunjuk rasa sebagai bentuk pengabaian terhadap suara dan kekhawatiran masyarakat yang terdampak langsung oleh rencana proyek tersebut.

Baca juga :  Polsek Mande Bersama Forkopimcam Gelar Apel Kesiapan Nataru Di Pospam VII Wisata Jangari
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!