Dpnews Indonesia || Cianjur – Jaringan Intelektual Muda (JIM) Cianjur menemukan dugaan paket pekerjaan konstruksi yang fantastis di Sekretariat DPRD Cianjur. Paket tersebut bernilai Rp 1,4 miliar untuk pembangunan interior ruangan Ketua DPRD, Wakil Ketua, dan fasilitas lainnya.
JIM menilai paket pekerjaan konstruksi ini tidak selaras dengan kondisi masyarakat Cianjur yang mengalami kesulitan ekonomi dan pergeseran tanah di beberapa kecamatan.
JIM menilai DPRD lebih memprioritaskan mempercantik ruang kerjanya daripada memperhatikan aspirasi dan keluh kesah masyarakat. JIM mendesak Ketua DPRD Cianjur untuk turun dari jabatannya dan melakukan evaluasi besar-besaran.
Sekretaris DPRD (Setwan) Cianjur, Pratama Nugraha Ermawan, belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi melalui chat WhatsApp.
Kasus ini menambah sorotan terhadap DPRD Cianjur, yang sebelumnya juga menghadapi kritik terkait dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) senilai Rp 40 miliar.











