Dpnews Indonesia || Wonosobo – Tragedi lalu lintas maut kembali terjadi di jalur Wonosobo-Parakan, Jawa Tengah. Kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan ini menewaskan dua orang dan melukai lima lainnya, Selasa (30/12/2025) sore.
Peristiwa nahas berlangsung di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto, kecelakaan bermula dari sebuah truk tronton bernomor polisi AA 8173 OG bermuatan baja ringan yang melaju dari arah Parakan menuju Wonosobo.
Saat memasuki jalur menurun di kawasan SPBU Madukoro dalam kondisi hujan, truk diduga mengalami rem blong. Kendaraan berat itu kehilangan kendali, menabrak mobil yang terparkir di area pom bensin, kemudian melaju ke jalur berlawanan dan menghantam mobil Toyota Avanza serta Daihatsu Xenia.
Benturan keras membuat truk terus meluncur tak terkendali, menabrak mobil listrik BYD, hingga akhirnya menghantam sebuah rumah warga. Tiga sepeda motor yang terparkir di halaman rumah—Yamaha Vega, Honda Kharisma, dan Honda Vario—juga ikut tertimpa. Truk terakhir terjun ke area sawah setelah menabrak bangunan.
Korban jiwa dalam insiden ini adalah pengemudi truk tronton berinisial N (64) tahun asal Kabupaten Magelang serta seorang pengendara sepeda motor berinisial K (60) warga Wonosobo. Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian. Lima korban luka-luka telah dievakuasi dan dirawat di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.
Petugas Satlantas Polres Wonosobo bersama tim Operasi Lilin Candi 2025 langsung mendatangi lokasi untuk evakuasi korban, olah TKP, dan pengaturan arus lalu lintas. Hingga Rabu (31/12/2025) pagi, proses evakuasi truk dan penanganan korban masih berlangsung.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi teknis kendaraan dan faktor cuaca. Jalur tersebut dikenal sebagai kawasan rawan laka karena banyak turunan tajam dan kerap dilintasi kendaraan berat.
Warga sekitar diimbau berhati-hati saat melintas di jalur tersebut, terutama saat hujan. Pengemudi kendaraan berat juga diingatkan untuk rutin memeriksa kondisi rem sebelum beroperasi.











