Dpnews Indonesia || Bandung Barat – Dugaan pelecehan secara verbal yang dilakukan oknum penagih hutang (debt colector ) Bank Plecit atau lebih dikenal Bank Keliling kepada seorang nasabah yang bersuami menuai reaksi warga, khususnya Kecamatan Cipeundeuy, Bandung Barat. Sabtu, 12/4/2024.
Diantaranya Candra Kusnandi, tokoh pemuda sekaligus ketua Karang Taruna Desa Cipeundeuy, dengan tegas ketua Karang Taruna itu mengancam apa yang dilakukan oknum penagih hutang tersebut. Berharap ada tindakan tegas dari Pemerintah Desa khusunya, untuk melindungi dan mencegah hal serupa akan terjadi menimpa warga.
“Ini harus ada perhatian khusus dengan sikap para penagih hutang yang sudah meresahkan itu, kita akan terus pantau dan melakukan himbauan kepada masyarakat terutama kaum ibu ibu agar jangan sampe terjadi sama nasabah nasabah yang lainya,” tegasnya.
Pemuda plontos yang aktif di organisasi masyarakat itupun mengharap agar warga yang mendengar atau pernah mengalami hal yang sama yang terjadi di wilayah Desa Cipeundeuy khususnya, segera melaporkan kepada Pemerintah Desa.
“Kami harapkan kepada masyarakat yang mendengar atau mengetahui ada kejadian yang sama. Dirayu atau dengan cara apa pun oleh oknum Bank Keliling melakukan atau mengajak berbuat yang senonoh segera lapor ke Pemerintah Desa,” katanya.
“Ini perbuatan yang biadab, apalagi kepada para ibu-ibu yang sudah punya suami. Bagi kami ini adalah penghinaan terhadap warga, kita jangan diam saja, di negara kita ada hukum, jangan sampai mereka seenaknya berbicara meminta berbuat maksiat atau zinah,” pungkasnya.











