Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Operasi Pasar Bersama Bulog Cianjur Tekan Harga Beras Perluas Gerakan Pangan Murah

606
×

Operasi Pasar Bersama Bulog Cianjur Tekan Harga Beras Perluas Gerakan Pangan Murah

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Pastikan Seluruh masyarakat dapat menjangkau konsumsi beras layak dengan harga terjangkau, Perum Badan Bulog Kantor Cabang Cianjur terus mengembangkan jaringan distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat.

Selain bertujuan dapat dijangkau masyarakat beras SPHP dimaksudkan untuk mengintervensi harga beras premium di pasaran yang rawan kenaikan.

Baca juga :  Purwakarta Corruption Watch (PCW) Wakafkan Alqur'an ke LAPAS Kelas II B Purwakarta

Saat ini stok beras SPHP di gudang Bulog Cianjur sebanyak 22.000 ton dan jagung 280 Ton. Kata Yanto Nurdianto kepada wartawan Senin 15 September 2025 di ruang kerjanya.

“Stok beras cadangan pemerintah saat ini sebanyak 22.000 ton. Terus untuk gula kami ada 35 ton. Untuk minyak goreng kurang lebih ada 308 ribu liter. Untuk penyaluran sampai saat ini yaitu 294 ton. Ini untuk Cianjur tapi memang cianjur belum terlalu masif. Kalau dilihat 90 persen realisasi di Cianjur dan 10 persennya di kabupaten Sukabumi dan kota Sukabumi,” ujarnya.

Baca juga :  Kasatlantas Polres Cianjur Menerangkan Belum ada Tindakan Pengamanan pada Travel Gelap

“Karena memang kondisi di cianjur kan memang perlu effort lebih. Kami baru mencari strategi bagaimana masyarakat Cianjur ini berusaha memperoleh harga yang lebih terjangkau. Sebenarnya kalau dilihat dari konsumsi data beras BPS, itu 1 banding 1. Kalau di Cianjur kebutuhan 1,6 juta, di Sukabumi kurang lebih 1,4 juta ton. Rasio kebutuhannya tidak jauh berbeda,” sambungnya.

Adapun untuk penyaluran beras SPHP melibatkan 7 akses. Sehingga dengan banyaknya akses diharapkan dapat dijangkau seluruh masyarakat khususnya masyarakat kelas menengah ke bawah.

Baca juga :  Milangkala Desa Panembong ke-44 Berlangsung Meriah

Bulog memastikan semua beras SPHP yang dijual pada mitra memiliki harga yang sama. Lanjutnya, jika terdapat outlet yang menjual dengan harga berbeda maka pihaknya mempersilahkan masyarakat untuk melapor.

“Hanya saja, rasio untuk peminat beras SPHP ada perbedaan karena kita tahu sendiri di Sukabumi dan Cianjur juga memiliki sawah yang artinya sebagian dari kebutuhan beras masyarakat bisa dipenuhi dari hasil pertanian mandiri. Jadi untuk stok yang ada di kami, ini kami salurkan melalui 7 saluran. Pertama melalui instansi pemerintah, kedua koperasi merah putih,” terangnya.

Baca juga :  DCC Radio Gandeng Yayasan Ganisa, Suarakan Gerakan Anti Narkoba untuk Remaja Indonesia
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!