Dpnews Indonesia || Bekasi – Polres Metro Bekasi menggelar kegiatan Jaga Bekasi On The Spot di kediaman Hj. Ratu Salamah, Kampung Jati, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/8/2026).
Kegiatan yang melibatkan sekitar 30 personel Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Utara tersebut dihadiri Wakapolres Metro Bekasi AKBP Angga Dewanto Basari, Kapolsek Cikarang Utara Kompol Noach Hendrik Daud Dwaa, sejumlah pejabat utama Polres Metro Bekasi, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, kepolisian menghadirkan sejumlah layanan bagi masyarakat, di antaranya Green Service berupa pelayanan SIM baru dan perpanjangan melalui program bank sampah, pemeriksaan kesehatan dari Dokkes Polres Metro Bekasi, sosialisasi keselamatan berlalu lintas, serta edukasi bahaya narkoba dan obat terlarang.
Wakapolres Metro Bekasi AKBP Angga Dewanto Basari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program yang dinilai positif sehingga akan terus dilanjutkan untuk memperkuat kedekatan polisi dengan masyarakat.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran tramadol, eksimer, dan narkotika di Kabupaten Bekasi. Masyarakat diminta tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian karena identitas pelapor akan dirahasiakan dan dilindungi.
“Jaga anak-anak agar tidak terlibat tawuran, tertib berlalu lintas, dan manfaatkan layanan kesehatan yang kami sediakan. Mari bersama-sama menjaga Bekasi agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Cikarang Utara Kompol Noach Hendrik Daud Dwaa menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial serta kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga hingga RW dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus memperkuat kepedulian dan pengawasan sosial masyarakat.
“Harapannya, kesadaran masyarakat semakin kuat. Sampah harus dikelola mulai dari sumbernya, dari rumah masing-masing. Jika setiap RW memiliki bank sampah, dampaknya akan jauh lebih besar bagi kebersihan dan kelestarian lingkungan Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan pembagian sembako dan helm serta pelayanan perpanjangan SIM bagi masyarakat.











