Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Kapolres Metro Bekasi Kombespol Mustofa Tanggapi Video Viral Ida Farida

675
×

Kapolres Metro Bekasi Kombespol Mustofa Tanggapi Video Viral Ida Farida

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Bekasi – Menanggapi Video pengakuan viral di media sosial oleh Seorang perempuan bernama Ida Farida yang mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan oleh oknum Anggota Polres Bekasi. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa meminta perempuan itu melapor ke polisi.

“Kalau ibu itu merasa diperlakukan tidak baik, silakan datang. Kami tunggu di Paminal Polres (Pengamanan Internal Polres Metro Bekasi) untuk pelaporan pada anggota,” kata Kombes Mustofa di Polres Metro Bekasi (20/3/2025).

Baca juga :  Batituud Koramil Jatitujuh Hadiri Festival Pecunan 2025, Semarak Budaya dan Wisata Air di Majalengka

Menurut Mustofa, Propam Polda Metro Jaya telah memeriksa sejumlah anggotanya setelah video tersebut viral.

“Anggota saya sudah diperiksa sama Propam Polda, sudah langsung dimitigasi sama Propam Polda,” ucapnya.

Baca juga :  Kolonel Inf Agustatius Sitepu Anak Petani Sederhana Sukses Raih Gelar Doktor

Untuk diketahui, seorang perempuan bernama Ida Farida mengunggah video tentang perlakuan tidak menyenangkan oknum polisi di Polres Metro Bekasi.

Video itu diunggah melalui akun TikTok @idafaridasm. Dalam video berdurasi sekitar 3 menit tersebut, Ida mengaku mengalami perlakuan tidak pantas saat mendatangi Polres Metro Bekasi untuk menanyakan alasan penahanan adik kandungnya.

Baca juga :  Hotman Paris Somasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Desak Pindahkan Razman dari Sel Istimewa

Ida mengatakan, saat itu datang ke Polres dalam keadaan masih berseragam dinas setelah mendengar kabar adiknya ditahan. Saat bertanya tentang surat penahanan, pihak kepolisian, tidak dapat menunjukkan dokumen tersebut dan hanya menyatakan surat penahanan dapat dilihat oleh orang tua, bukan kakak kandung.

Tak terima dengan jawaban itu, Ida mengaku hendak menghubungi seseorang melalui ponselnya. Namun, tiba-tiba salah satu petugas disebut menyerang dari belakang, memiting tangannya, memelintir lengan ke belakang, dan merampas ponselnya.

Baca juga :  Ultimatum Keras Pangkogabwilhan III : Bebaskan Pilot Susi Air dan Hentikan Pembantaian!

Ida juga menyampaikan permohonan keadilan kepada Kapolres Metro Bekasi, Presiden Prabowo Subianto, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Saya mohon, Pak Kapolres Bekasi, Pak Prabowo, Pak Gubernur Dedi Mulyadi, tolong saya, tolong tegakkan keadilan. Jangan sampai ada perempuan yang diperlakukan seperti ini,” ujarnya dengan nada sedih.

Baca juga :  Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa Ingatkan Peredaran Uang Palsu Jelang Idul Fitri

Menanggapi video viral tersebut, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, memberikan klarifikasi langsung melalui kolom komentar di akun @idafaridasm.

Mustofa menuturkan, adik Ida ditahan terkait dugaan tindak pidana penggelapan dengan kerugian sekitar Rp700 juta, sebagaimana diatur dalam Pasal 372 KUHP.

Baca juga :  Ribuan Nasi Tumpeng Dibuang Usai Perayaan Hari Jadi Karawang

“Assalamualaikum wr wb. Adiknya Ibu kami tahan dengan dugaan perkara penggelapan Pasal 372 KUHP, total kerugian sekitar Rp 700 jutaan. Ibu silakan datang ke kantor ke Paminal Polres, kami tunggu,” tulis Kombes Pol Mustofa melalui akun @Mustofaed.

Dalam komentar berikutnya, Kapolres juga menegaskan kembali kesiapannya untuk menerima kedatangan Ida di kantor Polres Bekasi. “Saya Kapolres Metro Bekasi. Silakan Ibu, kami tunggu di Polres Bekasi,” tambahnya.

Baca juga :  Polsek dan Koramil Sigap Tangani Kasus Pengeroyokan Yang Viral di Situ Wanayasa
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!