Dpnews Indonesia || Bekasi – Dalam rangka mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi berkolaborasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat, Polres Metro Bekasi, serta instansi terkait menggelar operasi gabungan di wilayah Cikarang Selatan, pada Selasa (31/03/2026)
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, dalam mendorong peningkatan penerimaan Dana Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor.
Sebelumnya, saat apel pagi pascalibur Lebaran di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (30/3/2026), Plt. Bupati Bekasi menegaskan pentingnya optimalisasi sektor PAD. Ia juga memastikan bahwa pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tidak terdampak kebijakan efisiensi.
Sebagai langkah awal, dr. Asep menyatakan akan segera mengumpulkan organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil guna merumuskan strategi peningkatan PAD yang lebih efektif.
Dari hasil operasi gabungan tersebut, tercatat sebanyak 74 kendaraan bermotor melakukan pembayaran pajak dengan total penerimaan sebesar Rp65.839.100. Selain itu, penerimaan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) mencapai Rp6.050.000.
Plt. Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan (Kasi Wasdak), Nur Arafat, S.IP., M.I.Pol., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendorong peningkatan Dana Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Bekasi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih aktif dan disiplin dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan tepat waktu, guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam membayar pajak tepat waktu agar pembangunan di Kabupaten Bekasi dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan operasi gabungan tersebut berjalan dengan aman dan kondusif serta akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi.
“Tentunya kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berkala untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendukung peningkatan PAD,” tegas Nur Arafat.











