Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

PPNI Cianjur Usia 52 Tahun Sehat Bersama Perawat Jadi Komitmen Bersama untuk Layanan Humanis

86
×

PPNI Cianjur Usia 52 Tahun Sehat Bersama Perawat Jadi Komitmen Bersama untuk Layanan Humanis

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Hari Ulang Tahun ke-52 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Cianjur dirayakan dengan semangat kebersamaan dan penguatan peran profesi perawat sebagai tulang punggung kesehatan masyarakat. Mengusung tema Sehat Bersama Perawat rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 05.30 WIB dan dirancang sebagai panduan kolaborasi antara perawat, pemerintah, serta masyarakat Cianjur. Ketua PPNI Cianjur, Asep Sholat, S.Kep.,M.Kep.,Sp.Kep.MB. menyampaikan bahwa momentum ini menjadi ajang saling mendorong dan mempererat solidaritas antaranggota yang kini semakin solid dari waktu ke waktu.

Asep menegaskan bahwa dukungan terhadap perawat tidak hanya datang dari lingkungan internal, tetapi juga dari berbagai pihak. Ia mengapresiasi bantuan dari jajaran direktur rumah sakit, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, pemerintah kabupaten Cianjur PMI hingga pelaku UMKM berpartisipasi.

Baca juga :  Polres Purwakarta Kerahkan Personel Pengamanan Aksi Unjuk Rasa

“Jujur saja, hadiah-hadiah yang kami terima ini adalah bentuk kepedulian yang nyata, bukan hanya dari perawat. Ini membuat kami merasa nyaman dalam menjalankan tugas,” ujarnya. Dukungan lintas sektor tersebut dinilai penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat daerah.

Sebagai organisasi profesi perawat satu-satunya di Cianjur, PPNI terus berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme anggotanya melalui berbagai badan dan pelatihan. Asep menekankan bahwa perawat merupakan kelompok tenaga kesehatan dengan jumlah terbesar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di rumah sakit. Karena itu, pelayanan terbaik harus menjadi standar utama.

Baca juga :  Kegiatan Sosial Fogging Oleh Caleg Dapil 2 Dari Partai PPP Jeni Wijayanti Bersama Relawan Ganjar

“Tema tahun ini menjadi pengingat bagi kami untuk selalu meningkatkan kualitas layanan, dimulai dari hal sederhana seperti senyum dan sapaan yang ramah,” katanya.

Di tengah perayaan, Kepala Dinas Kesehatan Cianjur dr. I Made Setiawan menyampaikan harapan agar pembangunan kesehatan dapat berjalan lebih cepat dan lebih baik melalui kolaborasi dengan seluruh organisasi profesi. Ia menyebut perawat di Dinas Kesehatan terdiri dari ASN maupun PPPK paruh waktu yang berperan sebagai regulator.

“Kami akan terus memperjuangkan agar tenaga kesehatan mendapatkan hak yang terbaik ke depan,” ungkapnya. Pesan khusus juga ia sampaikan untuk perawat yang kini berusia 52 tahun agar semakin matang dalam memberikan pelayanan dengan empati.

Baca juga :  Jalan Santai dan Lomba Karaoke Warnai HUT RI ke-80 di Kecamatan Majalengka

Namun di sisi lain, dr. I Made juga menyinggung kasus meninggalnya balita berusia dua tahun berinisial MAB di RSUD Pagelaran yang tengah menjadi perhatian publik. Ia menyatakan bahwa penyebab kematian masih berstatus praduga karena hasil pemeriksaan sampel belum keluar. Dugaan keracunan memang muncul, namun efeknya biasanya baru terlihat dalam satu hingga dua minggu.

“Untuk kasus ini kami belum bisa menyimpulkan apakah benar karena keracunan MBG atau bukan,” jelasnya. Sebagai langkah awal, dapur yang terkait dugaan tersebut telah dihentikan operasionalnya selama proses penyelidikan berlangsung.

Baca juga :  Camat Mande Ungkap Rasa Bangga Kepada Para Atlet di Porkab Cianjur 2024

Asep Sholat menambahkan bahwa peran perawat dalam membentuk masyarakat sehat tidak dapat dipisahkan dari upaya pencegahan dan edukasi sejak dini. Ia mengibaratkan perawat sebagai salah satu pilar utama kesehatan, yang kehadirannya sangat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Bayangkan jika tidak ada perawat, tentu kita semua akan merasakan dampaknya. Karena itu, kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa kami terus berkomitmen memberikan yang terbaik,” tuturnya.

Menutup sambutan, Asep berharap peringatan HUT PPNI ke-52 ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga menjadi pengingat kolektif bahwa perubahan besar dimulai dari hal kecil. Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, PPNI Cianjur optimistis dapat terus berkontribusi mewujudkan Cianjur yang lebih sehat dan humanis.

Baca juga :  Bekasi City Gunduli Persikabo 5-0 Walaupun Kalah Tanpa Pemain Asing Metal Pemain Tetap Kuat
Facebook Comments Box
Penulis: ATSEditor: Asj Cinema
error: Content is protected !!