Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Prabowo Subianto Perintahkan Penghentian Sementara Seluruh SPPG Belum Memenuhi Standar

182
×

Prabowo Subianto Perintahkan Penghentian Sementara Seluruh SPPG Belum Memenuhi Standar

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penghentian sementara operasional ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum memenuhi standar.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya evaluasi dan pembenahan kualitas layanan secara menyeluruh untuk memastikan standar kebersihan, keamanan pangan, higiene, sanitasi, serta kualitas gizi terpenuhi.

Baca juga :  Audensi Repdem ke Dinas Disporaparbud Diduga Permainan Dengan Pihak Ke-Tiga

Dalam keterangan yang disampaikan di Hambalang, Bogor, pada Selasa (17/3/2026), Prabowo menyebut sudah lebih dari 1.000 SPPG yang di-suspend. Ia merinci bahwa hingga saat itu terdapat 1.030 dapur yang diberhentikan sementara setelah dilakukan pengecekan langsung oleh timnya dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca juga :  Plt Bupati Cilacap Ungkap Ratusan Titik SPPG Tanpa Bangunan, Diduga Fiktif

“Yang sudah di-suspend, 1.030. Dan yang kita lakukan sekarang adalah sertifikasi. Jadi kalau dapur kamu mau survive, kamu harus lulus sertifikasi kebersihan, sertifikasi keamanan makanan, dicek airnya gimana, airnya aman, airnya dimasak seperti apa, kemudian omprengnya, semua itu ada kriterianya. Kalau nggak beres ditutup,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan bahwa penghentian sementara ini bukan berarti menghentikan program MBG secara keseluruhan, melainkan proses evaluasi dan perbaikan agar program berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia juga menyebut adanya pengawasan ketat, termasuk sidak langsung oleh jajarannya.

Baca juga :  Aksi Damai Ratusan Pedagang Pasar Induk di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur

Pada Senin (23/3/2026), Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan arahan khusus dari Presiden agar SPPG yang kurang memadai ditutup sementara dan segera dilakukan peningkatan kualitas, termasuk di beberapa provinsi. Jumlah yang disebutkan dalam evaluasi terbaru mencapai sekitar 1.512 unit.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo untuk pemenuhan gizi masyarakat, khususnya generasi muda. Pemerintah terus melakukan sertifikasi dan pengawasan ketat terhadap seluruh SPPG agar standar pelayanan terjaga.

Baca juga :  Warga Cikaroya Pertanyakan Pembangunan Jalan Hotmix yang Tidak Sesuai Prasasti, Begini Kata Kepala Desa
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!