Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomi

Usai Libur Lebaran IHSG Berpotensi Mengalami Koreksi atau Pelemahan

93
×

Usai Libur Lebaran IHSG Berpotensi Mengalami Koreksi atau Pelemahan

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpotensi mengalami koreksi atau pelemahan usai libur panjang Lebaran 2026, seiring akumulasi sentimen global selama Bursa Efek Indonesia (BEI) tutup.

Pada perdagangan terakhir sebelum libur, Selasa (17 Maret 2026), IHSG ditutup menguat 1,20 persen atau naik 84,55 poin ke level 7.106,84. Kenaikan tersebut terjadi di tengah volume transaksi yang relatif tinggi, mencapai Rp24 triliun. Namun, sepanjang tahun 2026 hingga saat itu, indeks masih mencatat pelemahan sekitar 17,81 persen dari posisi awal tahun.

Baca juga :  Calon legislatif DPRD Purwakarta Dan Kader Beringin Kuning Adakan Doa Bersama untuk Kemenangan

Analis memprediksi pergerakan IHSG pasca-Lebaran akan tetap volatil. Beberapa proyeksi menyebut potensi koreksi ke kisaran 6.745–6.887 atau pergerakan terbatas di level 7.000–7.200, dengan risiko gap down akibat sentimen yang terakumulasi selama libur.

Tekanan utama berasal dari ketegangan geopolitik global, khususnya eskalasi di Timur Tengah, yang mendorong kenaikan harga minyak dunia dan sikap risk-off investor. Selain itu, faktor seperti kebijakan moneter The Fed serta dinamika pasar emerging markets turut memengaruhi. Meski demikian, peluang penguatan masih terbuka jika sentimen global membaik, dengan level resistance di kisaran 7.176–7.238.

Baca juga :  Kajian Islami Memahami Lima Dimensi Keikhlasan dalam Islam

Pada Rabu (25 Maret 2026), saat pasar dibuka kembali, investor dipantau akan mencermati perkembangan terkini, termasuk data ekonomi domestik dan pergerakan bursa regional. Analis menyarankan kehati-hatian, terutama bagi investor jangka pendek, di tengah potensi fluktuasi tinggi.

Secara historis, periode pasca-Lebaran kerap diwarnai volatilitas, meski fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih resilien. Pelaku pasar disarankan memantau saham-saham unggulan di sektor defensif sambil menunggu kejelasan arah global.

Baca juga :  Polres Purwakarta Lakukan Pengamanan Rapat Paripurna Hari Jadi Purwakarta
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!