Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Ratusan Ojol Cianjur Bersilaturahmi dengan Polres, Keluhan Knalpot Brong Jadi Sorotan

242
×

Ratusan Ojol Cianjur Bersilaturahmi dengan Polres, Keluhan Knalpot Brong Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Suasana Bundaran Lampu Gentur atau yang dikenal sebagai TMC Cepu 8, Cianjur, 29/5/2026 Jumat siang dipenuhi ratusan pengemudi ojek online. Mereka hadir dalam acara ramah tamah yang digelar Polres Cianjur bersama Satlantas Cianjur di momentum Hari Raya Idul Adha. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus dialog terbuka antara aparat kepolisian dan komunitas transportasi berbasis aplikasi.

Acara dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur usai pelaksanaan salat Jumat. Kehadiran Kapolres menunjukkan keseriusan Polres dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya para pekerja sektor transportasi yang setiap hari bersinggungan dengan lalu lintas.

Baca juga :  Heboh di Media Sosial: Benda Bercahaya Mirip Meteor Melintas Cepat di Langit Lampung dan Sekitarnya

Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program “Polantas Menyapa”. Melalui program tersebut, jajaran lalu lintas rutin berdiskusi dengan pengemudi ojek, kelompok masyarakat, hingga rekan media untuk mendengar curahan hati dan memberikan edukasi terkait tata tertib berlalu lintas.

Kami ingin mendekatkan diri kepada masyarakat dalam rangka memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan. Momentum Idul Adha kami manfaatkan untuk berbagi dengan rekan-rekan di jalanan, terutama teman-teman ojek Kamtibmas, PMOC, dan kru derek yang ada di Kabupaten Cianjur,” ujar AKP Aang.

Baca juga :  KFC Indonesia Catat Rugi Rp 369 Miliar Sepanjang 2025, Utang Membengkak dan Gerai Terus Berkurang

Antusiasme peserta melebihi target awal. Satlantas awalnya mengundang 50 pengemudi ojol dan 50 anggota PMOC, namun jumlah yang hadir jauh lebih banyak. Dari komunitas derek atau towing, sekitar 10 perwakilan juga turut hadir mewakili rekan-rekan lainnya.

Dalam forum diskusi, sejumlah perwakilan menyampaikan aspirasi langsung kepada polisi. Perwakilan PMOC, Pak Erlan, dan perwakilan ojol, Kang Deni, menyoroti keluhan masyarakat terkait penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Mereka meminta kepolisian terus konsisten melakukan penindakan karena suara bising knalpot mengganggu ketertiban umum di Cianjur.

Baca juga :  Tiga Terduga Pelaku Pencurian Motor Diikat di Tiang Listrik di Cikarang Barat

AKP Aang merespons keluhan tersebut dan menegaskan bahwa penindakan terhadap knalpot brong akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, penertiban ini penting untukp menjaga kenyamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menciptakan rasa aman di jalan raya.

Selain membahas pelanggaran lalu lintas, forum juga menjadi momentum untuk memperkuat kerukunan antar komunitas ojek. Selama ini isu “jalur merah” atau “jalur gajah” antara ojek pangkalan dan ojol kerap muncul. Namun, berdasarkan laporan peserta, gesekan tersebut kini sudah tidak ada lagi. Para pengemudi mengaku sudah bisa duduk bersama dan saling menghargai.

Polres Cianjur juga memaparkan sejumlah program pembinaan berkelanjutan untuk komunitas ojek. Di antaranya adalah pendirian bengkel dan warung khusus ojek online yang berada di sisi kiri Bundaran Lampu Gentur. Ke depan, kegiatan serupa akan terus digelar, termasuk rencana pertemuan berikutnya dalam bentuk acara mancing bersama sebagai sarana mempererat kekompakan.

Baca juga :  Dua Tim yang Tak Bisa Ditaklukkan Arsenal Meski Raih Gelar Juara Liga Inggris 2025/2026
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!