Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Rawan Pencurian Kendaraan di Tempat Parkir Klinik Az-Zahra Medina

577
×

Rawan Pencurian Kendaraan di Tempat Parkir Klinik Az-Zahra Medina

Sebarkan artikel ini

Klinik Az-Zahra Medina

Dpnews Indonesia || Karawang – Ngeri parkiran klinik Az-Zahra diduga tidak aman, ada motor keluarga pasien yang hilang di curi namun pihak klinik Az-Zahra tidak mau tanggung jawab. Jumat (01/03/24).

Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu pagi tanggal 28 February 2024, saat itu korban hendak menjenguk nenek nya yang di rawat di klinik Az-Zahra, namun malah jadi korban curanmor di klinik Az-Zahra.

Saat di konfirmasi (Tari) di rumahnya juma’at (01/03/24) menjelaskan, bahwa kendaraan nya hilang pada pukul 05:00 saat minta cek CCTV pihak klinik bilang bahwa CCTV nya rusak.

“Motor saya hilang sekitar pukul 05:00 pak. Padahal ada kang parkir, saat saya minta lihat CCTV Pihak klinik bilang bahwa CCTV nya mati.”

Kami coba konfirmasi pihak klinik az-zahra namun nihil karna bagian pelayanan bilang jika ingin komunikasi dengan pimpinan nya harus buat janji dulu. Dan terkait hilang nya motor keluarga pasien pihak klinik tidak tahu menahu.

“Jika bapa mau komunikasi dengan pimpinan kami silakan buat janji dulu. Untuk no hp kami ga bisa kasih. Kalo mau silakan no pengaduan aja. Dan masalah motor hilang kami tidak tahu menahu,” ucapnya.

Diduga kuat pimpinan klinik Az-Zahra Dr Sri Raharjo, enggan bertemu dengan awak media atau pun pihak keluarga pasien atas nama ma Minah, sehingga diduga kuat pekerjanya di perintahkan untuk tidak memberikan no hp nya.

Dan kini ma minah meninggal dunia setelah mendengar bahwa motor cucu ma Minah hilang di klinik az-zahra saat hendak pulang seusai menjenguk ma minah di klinik az-zahra saat akan pulang.

Ma minah meninggal di rumah nya satu hari setelah pulang dari klinik az-zahra karena mendengar motor cucu nya hilang di klinik tempat iya di rawat.

Baca juga :  Pemilihan Ketua Forum IPSM Kecamatan Cibuaya Suhudin Terpilih untuk Periode 2024-2029

Hingga sampai saat ini pimpinan klinik az-zahra Dr Sri Raharjo masih belum bisa di temui ataupun di hubungi oleh pihak wartawan. Ataupun pihak keluarga korban

Diduga pimpinan klinik az-zahra Dr Sri Raharjo sengaja tidak menemui awak media dan keluarga karna enggan bertanggung jawab.

Dengan adanya berita ini pihak dinas kesehatan dan pihak kepolisian sektor kecamatan cibuaya harus panggil pimpinan klinik az-zahra karna diduga sengaja membiarkan Cctv Bagian depan mati tidak berfungsi dan mengakibatkan kerugian pada keluarga Pasien/korban dan tidak mau bertanggung jawab.

Karena jelas pihak klinik Az-Zahra berdalih untuk tanggung jawab dengan membuat tulisan ‘Kehilangan Barang/Kendaraan Bukan Tanggung Jawab Kami’ padahal parkiran tersebut adalah tempat usahanya dan di parkir pula.

Pencantuman tulisan seperti di atas, atau sengaja di buat di lokasi parkir yang berisi pernyataan bahwa tidak bertanggung jawab atas kehilangan, dikenal dengan Klausula Baku. Berdasarkan Pasal 18 ayat (1) UU Perlindungan Konsumen pencantuman Klausula Baku oleh pelaku usaha yang menyatakan pengalihan tanggung jawab pelaku usaha adalah dilarang.

Facebook Comments Box
error: Content is protected !!