Dpnews Indonesia || Cianjur – Halaman Mapolres Cianjur pada malam final Piala Presiden berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Cianjur datang, bahkan sebagian ada yang rela menempuh perjalanan dari luar kota hanya untuk ikut nobar bareng yang digelar Kapolres Cianjur.
Laga puncak antara Persis Bandung melawan Persebaya Surabaya ditayangkan di layar lebar yang dipasang tepat di tengah lapangan. Sejak sore, warga sudah mulai berdatangan. Anak-anak, remaja, orang tua, hingga komunitas Bobotoh Persib terlihat berbaur jadi satu, duduk di tikar sambil menunggu kick off dimulai.
Suasana makin ramai ketika peluit babak pertama dibunyikan. Setiap umpan, setiap peluang, dan setiap tendangan ke gawang disambut sorak sorai. Teriakan goool menggema sampai keluar pagar polres, membuat suasana di jalan depan mapolres ikut padat oleh warga yang tidak kebagian tempat duduk di dalam.
Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurhiko Hadi terlihat turun langsung ke tengah kerumunan. Ia menyapa warga, berfoto bersama, dan ikut berdiri saat momen krusial pertandingan. Kehadirannya membuat jarak antara aparat dan masyarakat terasa tipis, tidak ada sekat formalitas seperti biasanya.
Yang membuat nobar kali ini berbeda adalah jamuan yang disediakan. Selain tempat yang nyaman dan aman, panitia membagikan aneka jajanan gratis untuk seluruh penonton. Ada gorengan, bakso, es teh, sampai air mineral. Warga bisa menikmati pertandingan tanpa harus merogoh kocek.
Salah satu penonton, Ridwan, warga Cianjur Kota, mengaku sengaja datang sejak jam 5 sore. Menurutnya, nobar di polres punya rasa yang berbeda. “Tempatnya enak, aman, terus dikasih makan gratis juga sama bapak Kapolres. Makanya kita bilang, eta mah Kapolres aing,ujarnya sambil tertawa.
Julukan Kapolres Aingmemang sudah melekat beberapa bulan terakhir di kalangan warga Cianjur. Sebutan itu muncul karena gaya AKBP Alexander yang dekat dengan masyarakat, sering blusukan, dan tidak sungkan hadir di kegiatan warga. Malam nobar ini seakan menguatkan lagi kedekatan itu.
Kali ini penonton menembus ribuan orang. Karena lapangan tidak cukup, sebagian warga meluber sampai ke bahu jalan. Petugas lalu lintas dari Satlantas Polres Cianjur berjaga untuk mengatur arus agar kegiatan tetap tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lain.
Nobar final Piala Presiden imbauan kamtibmas dari Kapolres. Ia berpesan agar semangat kebersamaan yang tercipta di lapangan bisa dibawa pulang ke lingkungan masing-masing. Bagi warga Cianjur, malam ini bukan hanya soal bola, tapi juga tentang rasa memiliki dan guyub yang kembali terasa di halaman Mapolres Cianjur.











