Dpnews Indonesia || Sukabumi – Tangis haru menyambut kepulangan Empat Patmawati, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Cileles, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, setelah sekitar satu tahun menghadapi persoalan di Uni Emirat Arab (UEA).
Empat tiba di rumahnya pada Selasa (11/8/2026) petang dan langsung disambut keluarga serta warga. Kepulangannya dikawal Tim Relawan Sekretariat Bersama (Sekber) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) RI sejak tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga sampai ke kediamannya sekitar pukul 19.30 WIB.
Kepala Desa Hegarmanah, Ujang, menyampaikan apresiasi kepada para relawan dan insan pers yang turut mengawal proses pemulangan tersebut.
“Atas nama keluarga dan pemerintah desa, saya mengucapkan terima kasih kepada tim relawan Sekber TPPO RI dan para jurnalis yang telah mengawal warga kami hingga selamat sampai di rumah,” ujar Ujang.
Penasehat Relawan Sekber TPPO RI, Abel Abdul Roup atau Bang Doel, menilai kepulangan Empat menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan terhadap PMI, khususnya dalam penanganan pengaduan warga yang menghadapi persoalan di luar negeri.
Ia berharap Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus meningkatkan kecepatan respons dan efektivitas penanganan setiap laporan PMI.
Sementara itu, misi kemanusiaan Sekber TPPO RI masih berlanjut. Tim relawan dijadwalkan mengawal pemulangan PMI dari Suriah serta menjemput PMI asal Kabupaten Bandung Barat yang kembali dari Libya.
Kepulangan Empat menjadi bukti bahwa kolaborasi relawan, media, pemerintah, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam membantu PMI yang menghadapi persoalan di luar negeri kembali ke tanah air.











