Dpnews Indonesia || Bandung Barat – Menyikapi keresahan masyarakat terkait maraknya aksi pencurian hasil perkebunan dan hilangnya peralatan peternakan, jajaran Bhabinkamtibmas bersama Polisi Desa dan unsur organisasi kepemudaan menggelar rapat koordinasi (rakor) kilat.
Pertemuan tersebut dilangsungkan di Balai Desa Jatimekar, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu malam (31/05/2026).
Rapat koordinasi ini sengaja digelar guna merespons cepat keluhan warga yang merasa dirugikan akibat hilangnya aset mata pencaharian mereka dalam beberapa waktu terakhir.
Kepada awak media Dpnews Indonesia, Bhabinkamtibmas Desa Jatimekar, Aiptu Donny, menegaskan pentingnya memperkuat lini pertahanan di tingkat lingkungan. Ia mengharapkan adanya sinergitas yang solid antara warga dengan aparat pemerintah desa untuk selalu siap siaga meningkatkan kewaspadaan.
“Sekecil apa pun perbuatan melawan hukum harus segera ditindak demi terciptanya kondusifitas keamanan warga. Kita tidak boleh lengah,” ujar Aiptu Donny tegas di sela-sela kegiatan.
Langkah responsif dari pihak kepolisian dan desa ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Perwakilan warga yang hadir dalam rakor tersebut menyatakan komitmennya untuk saling bahu-membahu dalam memutus mata rantai tindakan kriminal di wilayah mereka.
Sebagai langkah konkret, ke depan warga bersama perangkat desa akan lebih giat melakukan sosialisasi. Edukasi ini bertujuan agar masyarakat luas makin berhati-hati dalam menjaga harta benda mereka, baik hasil bumi maupun alat-alat penunjang peternakan.
Warga juga sepakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan mencurigakan, baik yang diduga dilakukan oleh pihak luar maupun oknum warga sekitar.
Di akhir koordinasi, disepakati imbauan bersama agar masyarakat tidak ragu atau menunda untuk segera melaporkan segala bentuk dinamika yang mencurigakan kepada pihak keamanan setempat agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.











